Grup FB Diduga Komunitas Gay di Jambi Bikin Heboh, Polisi Selidiki

Ferdi Almunanda - detikNews
Rabu, 27 Jan 2021 16:57 WIB
Aplikasi Facebook
Ilustrasi Facebook (Foto: Unsplash/Kon Karampelas)
Jambi -

Warganet tengah dihebohkan oleh adanya grup media sosial Facebook (FB) yang diduga komunitas gay di Jambi. Polisi tengah menelusuri grup FB yang diduga diisi oleh kalangan pencinta sesama pria itu.

"Dengan adanya akun grup itu di medsos, sekarang kita akan berkoordinasi dengan Subdit Cyber dari Direktorat Kriminal Khusus Polda Jambi. Saat ini pihak Subdit Cyber-lah yang nantinya akan melakukan pemantauan atas akun grup gay tersebut," kata Kabid Humas Polda Jambi Kombes Mulia Prianto kepada detikcom, Rabu (27/1/2021).

Dari penelusuran detikcom, grup FB diduga komunitas gay yang diberi nama 'Grup Gay Jambi Kumpe' itu terlihat memiliki ribuan anggota. Di grup itu para anggota saling bertukar nomor telepon. Bahasa komunikasi di dalam grup itu juga cukup vulgar dan masih terlihat aktif.

Selain grup tersebut, di FB juga terdapat halaman pendukung (fanpages) yang mengatasnamakan Gay Sarolangun. Diketahui, Sarolangun merupakan salah satu nama kabupaten di Jambi. Di fanspage itu juga terdapat ribuan anggota yang menyukainya.

Saat ini polisi masih menyelidiki lebih lanjut atas beredarnya akun grup pencinta sesama jenis tersebut. Polisi sementara belum bisa memastikan apakah dari grup tersebut ada masyarakat yang merasa dirugikan.

"Sekarang kita selalu mewaspadai akan adanya hal-hal yang membuat keresahan maupun gangguan dalam kenyamanan masyarakat. Yang jelas dengan adanya grup ini akan menjadi atensi buat kita untuk menindaklanjutinya agar tidak ada yang dirugikan," ujar Mulia.

Mulia juga mengimbau agar masyarakat lebih cerdas dan bijak menggunakan medsos. Ia juga meminta masyarakat waspada atas beredarnya akun-akun medsos tersebut.

Polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak Kominfo untuk memblokir akun-akun medsos tersebut. Saat ini polisi masih mendalami lagi terkait beredarnya akun grup gay di medsos tersebut.

"Kita mengimbau kepada masyarakat bila ada konten-konten atau ada akun di media sosial yang meresahkan masyarakat yang menimbulkan pro-kontra jangan cepat percaya. Saat ini kita masih mendalami dengan adanya akun-akun ini yang jelas jika sudah didapatkan hasilnya kita akan berkoordinasi dengan Kominfo untuk memblokir akun-akun itu," ujar Mulia.

Sebelumnya, pada 2018, pernah terdapat akun grup yang diduga merupakan komunitas LGBT yang beredar di Facebook. Komunitas grup itu mengatasnamakan komunitas gay Metamorfosa Jambi. Grup itu mencoba melakukan cara untuk memperjuangkan HAM kaum LGBT. Akun tersebut sudah diblokir dan tidak dapat diakses lagi.

Lihat juga video 'Pasien Wisma Atlet Jadi Tersangka Kasus Mesum Gay':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)