Gas Bocor Tewaskan 5 Warga di Madina, Gubsu Minta Pihak Bersalah Dihukum

Ahmad Arfah - detikNews
Rabu, 27 Jan 2021 13:39 WIB
Lokasi pipa gas bocor di Madina, Sumut (dok. Istimewa)
Lokasi pipa gas bocor di Madina, Sumut. (Foto: Istimewa)
Medan -

Pipa gas bocor menyebabkan lima warga di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), tewas dan 24 lainnya pingsan. Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi meminta pihak yang bersalah dalam peristiwa ini diproses secara hukum.

"Bukan hanya menanggung, dipenjara itu kalau menyalahi aturan. Ya proses hukum, kan ada yang berwajib, kan ada korban harus bertanggung jawab," ucap Edy di Medan, Rabu (27/1/2021).

Edy mengatakan tim dari Pemprov Sumut masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Dia mengatakan enggan menduga-duga penyebab kebocoran pipa gas itu.

"Asam sulfat. Memang kalau disedot manusia yang berlebihan membuat orang sesak napas. Karena ada karbon di situ yang tinggi.

Persoalannya benar atau salah, tugas perusahaan adalah wewenang pusat, daerah Sumut adalah rekomendasi," ucapnya.

"Saat itu diminta hutan yang akan dilalui pipa tentang uap panas, gas, diizinkan sama Sumut, karena dia hutan lindung, hutan lindung kan nggak ada orang itu 150 sekian hektare, itu yang direkomendasikan ke Kementerian LHK, Siti Nurbaya, selanjutnya saya tak tahu," sambung Edy.

Sebelumnya, pipa gas di area PT SMGP bocor pada Senin (25/1). Polisi mengatakan ada lima warga yang tewas serta 24 orang dilarikan ke rumah sakit seusai pipa gas tersebut bocor.

"Lima warga bernama Suratmi, Kaila Zahra, Yusniar, Dahni, dan Syahrani meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi melalui Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan.

Hadi mengatakan 24 orang yang pingsan dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Salah satu korban yang dirawat di rumah sakit adalah polisi.

"Akibat peristiwa gas beracun itu, 24 warga yang mencoba menutup sumur yang mengeluarkan gas beracun itu pingsan. Serta seorang personel polisi Aipda Lestari dirawat di rumah sakit," ujarnya.

(haf/haf)