Kemendagri Terbitkan Akta Kematian 53 Korban Jatuhnya Sriwijaya Air SJ182

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 21:18 WIB
Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arif Fakhrulloh.
Zudan Arif Fakrulloh (Rahel/detikcom)
Jakarta -

Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri menerbitkan 53 akta kematian koran jatuhnya pesawat Sriiwjaya Air SJ182. Penerbitan akta kematian ini dilakukan setelah mendapatkan surat keterangan kematian dari RS Polri.

Awalnya Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh mengapresiasi upaya Tim DVI Polri yang telah mengidentifikasi 53 korban via DNA dan sidik jari. Zudan menyebut pihaknya akan membantu dengan memberikan akses data sidik jari KTP-el korban yang ada di data center Dukcapil

"Alhamdulillah kami berterima kasih kepada Tim DVI Polri yang telah bersinergi dengan Tim Verifikasi Data Jenazah (VDJ) Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. Kami mendukung penuh Tim DVI Polri dalam mengidentifikasi korban Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di Perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Hasilnya, 40 korban teridentifikasi dari sampel DNA, dan 13 korban lainnya teridentifikasi lewat sidik jari," ucap Zudan Arif Fakrulloh dalam keterangannya, Selasa (26/1/2021).

Zudan mengatakan pihaknya juga akan membantu terkait proses penerbitan dokumen kependudukan seperti akta kematian 53 korban yang sudah teridentifikasi. Dia menyebut saat ini sebanyak 45 akta kematian sudah diserahkan ke pihak keluarga korban di berbagai daerah, sementara itu 8 akta kematian lainnya masih menunggu pihak keluarga.

"Sebanyak 45 akta kematian sudah diserahkan kepada keluarganya di berbagai daerah di Indonesia. Dan, masih ada 8 dokumen yang belum diserahkan sembari menunggu kesiapan keluarga korban," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2