ADVERTISEMENT

Prank Kejang-kejang Kena Corona, Wanita di Bone Divonis 9 Bulan Penjara

Zulkipli Natsir - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 19:40 WIB
Anisa Rahma (20) dan rekannya diamankan polisi setelah nge-prank kejang-kenag terkena virus Corona (dok. Istimewa).
Anisa Rahma (20) dan rekannya diamankan polisi setelah nge-prank kejang-kenag terkena virus Corona. (Foto: dok. Istimewa)

Kasus ini bermula pada 8 Mei 2020. Anisa saat itu mengaku kejang-kejang dan sesak napas setelah berpesta miras bersama tiga rekannya. Saat kejang-kejang itu Anisa mengaku pernah melakukan kontak langsung dengan pasien positif COVID-19 hingga akhirnya ketiga rekannya melarikan Anisa ke Rumah Sakit Hapsah.

Akibat pengakuannya yang pernah kontak dengan penderita COVID, Anisa kemudian dirujuk dari RS Hapsah ke RS Tenriawaru, Bone. Di RS rujukan tersebut, Anisa juga langsung ditangani dengan standar penanganan pasien COVID.

Setelah tim medis melakukan pemeriksaan, suhu tubuh Anisa diketahui normal dan tidak ada gejala Corona. Tim medis lantas curiga setelah mencium bau alkohol dari mulut Anisa.

Setelah dipastikan hanya mabuk, Anisa pun dipulangkan oleh pihak RS. Tak hanya itu, pihak rumah sakit juga melaporkan kejadian ini ke Polres Bone hingga polisi langsung mengamankan Anisa dan tiga rekannya pada Minggu (10/5).

"Dari rumah sakit yang melapor, mereka jadi heboh di sana. Dia (Anisa) mengaku pernah bersentuhan dengan kakeknya yang terkena virus Corona. Belakangan, bohong-bohong katanya dia, nge-prank," ujar Kasat Reskrim Polres Bone AKP Mohammad Pahrun pada Rabu, 13 Mei 2020.


(nvl/nvl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT