BNN Sita Puluhan Ribu Kapsul NPS-171 Kg Sabu Asal Malaysia di Sumsel

Rahmat Fathan - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 18:28 WIB
BNN sita puluhan ribu kapsul NPS hingga sabu di Sumsel
BNN menyita puluhan ribu kapsul NPS hingga sabu di Sumsel (Foto: dok. BNN)
Jakarta -

Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan ribuan kapsul new psychoactive substances (NPS) hingga sabu dari jaringan narkoba. Tiga orang tersangka diamankan dalam kasus ini.

"Jadi yang kita amankan ada NPS jenis MDMA, ada puluhan ribu kapsul NPS yang kita sita," ujar Direktur Pemberantasan BNN Arman Depari dalam keterangannya kepada detikcom, Selasa (26/1/2021).

Arman menjelaskan penyelundupan narkoba itu digagalkan tim BNN di wilayah perairan Kampung Jekik, Desa Giliran Dusun 3, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Sabtu (23/1).

Petugas BNN menggerebek sebuah kapal kayu setelah mendapatkan adanya informasi akan adanya transaksi narkoba ship to ship di perairan tersebut.

"Narkoba berasal dari Malaysia, dibawa melalui transportasi laut dengan menggunakan speedboat dan dijemput dengan kapal kayu (ship to ship)," imbuh Arman.

BNN sita puluhan ribu kapsul NPS hingga sabu di SumselKapal kayu yang menyelundupkan NPS-sabu digeledah petugas BNN (Foto: dok. BNN)

Di lokasi tersebut, petugas menangkap tiga orang, yakni Daeng Sabil, Shahrir, dan Pamasangi. Petugas juga melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah narkoba jenis ekstasi, sabu, hingga kapsul NPS.

"Selain mengamankan ketiga tersangka, kita lakukan penyitaan barang bukti 171 kg sabu, puluhan ribu pil ekstasi, dan puluhan ribu kapsul NPS," tuturnya.

Arman menyebut jaringan ini dikendalikan oleh seorang narapidana di LP Mata Merah, Palembang, Sumatera Selatan.

"Pengendali dan pemilik narkoba tersebut Daeng Sabil, seorang napi yang berada di LP Mata Merah, Palembang," katanya.

Barang bukti dan tersangka kemudian dibawa ke kantor BNN di Cawang, Jakarta Timur. BNN masih akan mengembangkan jaringan ini.

(mei/mei)