Protokol di RSUD Dompu Disorot Imbas Kasus Mesum, Ini Kata Gugas COVID

Faruk - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 10:45 WIB
RSUD Dompu (Faruk/detikcom)
RSUD Dompu (Faruk/detikcom)
Dompu -

Polisi mempertanyakan penerapan standar operasional prosedur di RSUD Dompu terkait kasus video mesum pasien COVID-19. Tim Gugus Tugas COVID-19 Dompu pun angkat bicara.

Sekretaris Gugus Tugas (Gugas) COVID-19 Dompu, Jufri, mengatakan pengawasan terhadap pengunjung yang keluar masuk di RSUD Dompu tetap dilakukan oleh petugas yang ditunjuk khusus dan bekerja berdasarkan prosedur operasi standar (SOP).

"Sebenarnya masalah pengawasan tetap dilakukan oleh rekan-rekan itu. Bagaimana bentuk pengawasan ada SOP yang dibuat oleh rumah sakit. Mereka sudah berbuat, seperti screening pengunjung yang dari luar sudah dilakukan karena ada tenda yang dibangun untuk memeriksa pengunjung yang masuk ke rumah sakit," ujar Jufri pada detikcom, Selasa (26/1/2021).

Jufri menganggap RSUD Dompu sudah menerapkan protokol COVID-19 sebagaimana aturan yang berlaku. Jufri mengatakan pengamanan akan diperketat imbas adanya kasus mesum tersebut.

"Jadi mungkin ke depannya lebih ditingkatkan lagi dengan cara menempatkan Pol PP dan TNI Polri untuk berjaga," tuturnya.

Jufri mengatakan kasus video mesum yang menggegerkan publik itu diketahuinya berdasarkan perkembangan dari media. Berdasarkan hasil pantauannya, pemeran perempuan dalam video itu masuk ke rumah sakit dengan cara melapor sebagai istri sehingga kemungkinan dibiarkan masuk.

"Boleh sebenarnya ada orang yang menemani pasien, contohnya bupati kita dulu itu ditemani oleh istrinya. Tapi tetap dites swab setiap saat. Tapi yang saya lihat perkembangannya itu, dia melapor sebagai istrinya sehingga itu juga mungkin diperbolehkan masuk, tapi juga ada standar OPD yang harus dia pakai minimal level 3 bukan hanya masker," tandasnya.

Sebelumnya, Polres Dompu menetapkan dua orang staf RSUD Dompu sebagai tersangka. Keduanya menjadi tersangka karena diduga melakukan perekaman dan penyebaran video yang menggegerkan publik itu.

"Dari saksi dan bukti, kita tetapkan berdasarkan gelar perkara, di mana kita menetapkan dua orang tersangka," ungkap Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, Jumat (22/1).

Dua tersangka yang ditetapkan tersebut berinisial A (31), perawat PNS di RSUD Dompu, dan HM, pegawai honorer di RSUD Dompu. Keduanya ditetapkan tersangka setelah diperiksa sebagai saksi.

Polisi mengatakan pemeran perempuan dalam video mesum di RSUD Dompu itu kini dinyatakan positif COVID-19. Perempuan berinisial N itu belum diperiksa polisi karena masih menjalani isolasi.

"Perempuannya positif COVID, dan nanti habis diisolasi baru kami periksa," ungkap Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat saat ditemui di kantor DPRD Dompu, Senin (25/1).

Sementara itu, pemeran laki-laki dalam video mesum di RSUD Dompu itu kini telah selesai menjalani isolasi. Pemeriksaan terhadap oknum polisi berinisial F itu pun sudah mulai dilakukan sejak Senin pagi.

(knv/knv)