Nego dengan TV3 di Malaysia, Latief Mangkir Diperiksa Lagi

- detikNews
Rabu, 08 Feb 2006 10:35 WIB
Jakarta - Untuk kedua kalinya, Komisaris Utama PT Lativi Media Karya (LMK) Abdul Latief kembali mangkir diperiksa sebagai saksi kasus kredit macet Bank Mandiri. Latief kini berada di Malaysia untuk negosiasi dengan TV3."Rencananya Selasa kemarin diperiksa, tetapi dia bilang tidak bisa. Saya bilang datang dulu hari Rabu, tetapi dia bilang berangkat ke Malaysia hari Selasa karena harus menangani secara langsung negosiasi ke Malaysia," kata jktua tim penyidik kasus kredit macet Bank Mandiri untuk PT LMK , I Ketut Murtika.Hal ini disampaikan dia di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jalan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (8/2/2006). Latief sebelumnya mangkir diperiksa pada Senin 6 Februari pukul 10.00 WIB.Murtika mengaku masih memberikan toleransi kepada Latief untuk menyelesaikan utang-utangnya. "Saya maunya dia diperiksa hari ini. Dia bilang akan kirim surat ke Jampidsus kalau Pak Latief tidak datang, dan minta diperiksa Selasa 14 Februari. Tetapi suratnya belum muncul-muncul," ujarnya.Apa tidak takut kabur? "Oh tenang saja, asetnya kan masih banyak di sini. Kita jangan berpikir negatif dulu, dia kooperatif membayar utangnya," tutur Murtika.Dijelaskan Murtika, kerugian negara menurut perhitungan BPKP dalam kasus ini senilai Rp 454 miliar karena belum membayar angsuran pokok dan bunga.Kuasa hukum Latief, Ari Yusuf Amir, mengaku telah mengirim surat ke Jampidsus dengan tembusan ke ketua tim penyidik Selasa 7 Februari dan meminta untuk diperiksa Selasa depan. "Pak Latief sedang berada di Malaysia," ujarnya.Latief sebelumnya diperiksa sebagai saksi dalam kasus kredit macet Bank Mandiri kepada PT LMK senilai Rp 328 miliar pada Kamis 2 Februari. Dia mengaku siap bertanggung jawab dan membayar utangnya. Tim penyidik Kejagung telah menetapkan seorang tersangka, yaitu Direktur Utama PT LMK Hayim Sumiana.

(aan/)