Gerindra Tegur Ketua DPC Jaktim yang Minta Anies Mundur

Tim detikcom - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 15:29 WIB
Ketua DPP Gerindra Habiburokhman
Habiburokhman (Foto: dok. Twitter Habiburokhman)
Jakarta - Ketua DPC Partai Gerindra Jakarta Timur Ali Lubis menyarankan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mundur jika menyerah dalam menangani COVID-19. Ketua Mahkamah Partai Gerindra Habiburokhman mengingatkan Ali Lubis karena kritik yang dianggap terlalu keras ke Anies.

"Secara bahasa, kritik Pak Ali terlalu keras. Sebagai Ketua Mahkamah Partai, saya sudah tegur dan ingatkan," kata Habiburokhman kepada wartawan, Senin (25/1/2021).

Meski demikian, Habiburokhman menyebut kritikan Ali Lubis kepada Anies disampaikan karena kegundahan yang menumpuk. Ali Lubis, kata dia, khawatir terhadap kasus COVID-19 di Jakarta Timur.

"Namun secara substansi kritikan dia tetap harus didengar. Dia gundah karena tiap hari keliling Jakarta Timur lihat soal COVID penyebaran sangat mengkhawatirkan. Ketentuan Pasal 5 UU karantina kesehatan jelas mengatur kewenangan gubernur sangat besar," sebut Habiburokhman.

"Kritik memang nggak enak di telinga, tapi itu adalah obat agar yang dikritik bisa bekerja lebih baik. Pak Anies sahabat saya sejak lama, saya paham beliau seorang demokratis yang senang mendengar kritikan," kata dia.

Ali Lubis meminta Anies mundur karena pernyataan soal meminta pemerintah pusat mengambil alih koordinasi penanganan COVID-19 di wilayah Jabodetabek.

Menurutnya, alasan Anies meminta pemerintah pusat mengambil alih koordinasi agar ada peningkatan fasilitas kesehatan di wilayah penyangga Jakarta. Sebab, seperempat pasien COVID-19 dari Bodetabek selama ini dirawat di Jakarta.

"Terkait hal di mana Anies meminta pemerintah pusat mengambil alih koordinasi penanganan COVID-19 di Jakarta, menimbulkan pertanyaan besar apakah Anies nyerah lawan COVID-19? Jika seperti itu, sebaiknya mundur saja dari jabatan gubernur," ucapnya. (gbr/tor)