Benang Merah Skandal Jiwasraya di Kasus Asabri

Karin Nur Secha - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 13:44 WIB
Stok Ilustrasi Kejagung
Dokumentasi gedung utama Kejaksaan Agung sebagai ilustrasi. (Foto: dok. detikcom)
Jakarta -

Pusaran kasus dugaan korupsi penyimpangan investasi di PT Asabri (Persero) diduga kuat berkelindan dengan skandal Jiwasraya yang lebih dulu diusut Kejaksaan Agung (Kejagung). Apa kaitan kedua perkara itu?

Korps Adhyaksa sudah lebih dulu mengantarkan 6 orang tersangka skandal Jiwasraya ke meja hijau. Keenamnya diganjar hukuman seumur hidup penjara. Mereka adalah:

1. Hendrisman Rahim, mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya;
2. Hary Prasetyo, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya;
3. Syahmirwan, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya
4. Joko Hartono Tirto, pengusaha
5. Benny Tjokrosaputro, Komisaris PT Hanson International Tbk; dan
6. Heru Hidayat, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk.

Di sisi lain, jaksa masih memproses hukum 15 tersangka lain dalam perkara ini. Lima belas tersangka itu terdiri atas 2 tersangka perseorangan dan 13 tersangka korporasi.

Dua tersangka perseorangan adalah Fakhri Hilmi, yang saat dijerat memiliki jabatan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan seorang lagi Direktur Utama Himalaya Energi Perkasa bernama Piter Rasiman. Sedangkan untuk tersangka korporasi adalah sebagai berikut:

1. PT DN/PT PAJ
2. PT OMI
3. PT TPI
4. PT MD
5. PT PAM
6. PT MNCA
7. PT MAM
8. PT GAPC
9. PT JCAM
10. PT PAAM
11. PT CC
12. PT TFI
13. PT SAM

Lantas bagaimana benang merah perkara Jiwasraya ini dengan kasus Asabri yang mulai ditangani kejaksaan ini?

Selanjutnya
Halaman
1 2 3