Pasutri di Kupang Tewas Akibat Tertimbun Longsor

Tim detikcom - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 11:06 WIB
Peristiwa tanah longsor yang terjadi di bantara kali Liliba, Kota Kupang, NTT, pada Senin (25/1/2021). (ANTARA/HO-BPBD Kota Kupang)
Peristiwa tanah longsor yang terjadi di bantara kali Liliba, Kota Kupang, NTT, pada Senin (25/1/2021). (ANTARA/HO-BPBD Kota Kupang)
Jakarta -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang melaporkan terjadinya peristiwa longsor di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dua orang tewas akibat bencana alam ini.

"Longsor terjadi sekitar pukul 05.00 Wita tadi di sekitar bantaran kali Liliba di RT 16 RW 04 Kelurahan Tuak Daun Merah," kata Kepala BPBD Kota Kupang Maxi Didok saat dimintai konfirmasi di Kupang, Senin (25/1/2021), seperti dilansir Antara.

Dia mengatakan dua orang yang tewas akibat longsor merupakan pasangan suami-istri (pasutri) berinisial PT dan M. Dia mengatakan korban longsor yang meninggal sudah dievakuasi dan saat ini berada Rumah Sakit Leona Kota Kupang.

Maxi mengaku masih berada di lokasi longsor. Dia mengatakan longsor terjadi di tempat yang cukup terjal dan sangat membahayakan.

Saat terjadi longsor, lanjut dia, sebuah batu berukuran besar yang berada di area lebih tinggi terlepas dan menghantam rumah warga korban meninggal yang berada di bawah.

Maxi mengatakan rumah-rumah warga di sekitar lokasi longsor seperti hanya bergantungan di atas tebing sehingga ketika terjadi peresapan air dari limbah ataupun air hujan dengan intensitas cukup tinggi menimbulkan terjadinya longsor.

"Karena itu, kami sudah di lokasi untuk melakukan penanggulangan dan rencana kalau bisa hari ini relokasi masyarakat dulu karena kondisi curah hujan cukup tinggi sehingga sangat membahayakan," katanya.

(jbr/nvl)