Telusuri Sejoli Diduga Mesum di Halte Bus Senen, Polisi Sisir CCTV

yogi ernes - detikNews
Sabtu, 23 Jan 2021 11:30 WIB
Halte bus di Senen, Jakpus yang jadi tempat mesum sejoli
Halte bus di Senen, Jakpus yang jadi tempat mesum sejoli. Foto diambil bukan saat kejadian
Jakarta -

Polisi masih menyelidiki sejoli yang diduga mesum di halte bus di Senen, Jakarta Pusat. Polisi kembali menyisir sejumlah CCTV yang berada di lokasi untuk menelusuri sejoli itu.

Kanit Reskrim Polsek Senen AKP Bambang mengatakan anggotanya kini akan berfokus untuk menyisir CCTV yang berada di sebelum dan sesudah lokasi halte tersebut.

"Kalau CCTV di lokasi yang mengarah ke objek kita belum dapat. Tapi kita lagi mau melakukan penyisiran untuk lihat pelaku dari mana, ke mana, itu ya. Kalau yang gambar yang tersebar itu kan unggahan video," kata Bambang saat dihubungi detikcom, Sabtu (23/1/2021).

Sejauh ini identitas kedua pelaku pun masih belum diketahui. Para saksi yang telah diperiksa hanya mengatakan sering melihat pelaku perempuan melintas di sekitar lokasi.

Namun, ketika ditanya lebih jauh perihal identitas pelaku tersebut, Bambang menyebut saksi belum mengetahui.

"Belum tahu juga, dari keterangan saksi saja, cuma bilang sering lewat saja. Profesinya apa, saksi nggak bisa menjelaskan," ujarnya.

Selain itu, dia menambahkan, pihaknya belum bisa menduga motif kedua pelaku melakukan aksi mesum di tempat umum tersebut. Ditanya indikasi keduanya terlibat transaksi prostitusi, Bambang masih enggan menyimpulkan.

"Saksi yang melihat itu tahu-tahu mereka ada di situ, sempat duduk bareng, tahu-tahu melakukan itu. Masalah di dalamnya transaksi atau apa, kita masih harus cari bukti," terang Bambang.

Dugaan mesum sejoli ini terjadi pada Kamis (21/1) malam di halte bus SMKN 43, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat. Aksi keduanya kemudian direkam oleh salah satu pengendara sepeda motor yang melintas.

Video tersebut kini viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat, meski telah dipergoki pengendara, keduanya tetap melanjutkan aksinya.

Dengan nada kesal, seorang perekam sempat memperingatkan kedua pelaku untuk tidak berbuat asusila di tempat umum.

(ygs/mei)