Round-Up

Gugur Dua Tentara Saat Kontak Tembak di Intan Jaya

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 22 Jan 2021 22:31 WIB
Prajurit TNI personel Yonif Raider 400/Banteng Raiders dievakuasi ke Timika untuk mendapat perawatan usai ditembak KKB (dok Kogabwilhan III)
Prajurit TNI personel Yonif Raider 400/Banteng Raiders dievakuasi ke Timika untuk mendapat perawatan usai ditembak KKB. (dok Kogabwilhan III)
Jakarta - Lagi, dua anggota TNI gugur di Intan Jaya, Papua. Keduanya gugur ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Peristiwa kontak tembak ini terjadi Jumat (22/1/2021) pagi, sekitar pukul 06.30 WIB. Kedua korban itu adalah Pratu Roy Vebrianto dan Pratu Dedi Hamdani. Pratu Roy menjadi yang pertama ditembak.

Pratu Roy ditembak saat usai melaksanakan salat Subuh di Pos Titigi Yonif Raider 400/Banteng Raiders di Kampung Titigi, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Dia ditembak dari jarak 200 meter.

"Menurut informasi yang didapat, Pratu Roy ditembak dari jarak 200 meter pada saat melaksanakan pembersihan usai melaksanakan ibadah salat Subuh," kata Kapen Kogabwilhan III, Kolonel Czi IGN Suriastawa, dalam keterangannya, Jumat (22/1/2021).

Pratu Roy mengalami luka tembak di dada sebelah kanan. Kontak tembak pun berlangsung hingga siang hari.

Personel Yonif Raider 400/BR lalu melakukan pengejaran terhadap KKB. Dalam situasi tersebut, satu prajurit TNI kembali terkena tembakan KKB, yakni Pratu Dedi Hamdani.

"Sedangkan korban yang lain atas nama Pratu Dedi Hamdani dari Pos Hitadipa, saat melakukan pengejaran kepada KKB yang melakukan penembakan terhadap Pos Titigi. Korban juga ditembaki secara membabi buta dari arah ketinggian di hutan yang terletak antara Kampung Sugapa Lama dan Kampung Hitadipa," ujar Kolonel Suriastawa.

Keduanya lalu dievakuasi menggunakan heli Caracak ke Mimika untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Namun, naasnya nyawa mereka tidak tertolong.

Sebelum peristiwa ini, kontak tembak antara TNI dan KKSB terakhir terjadi pada Minggu (10/1). Seorang prajurit TNI, Prada Agus Kurniawan, gugur dalam kontak senjata yang terjadi di Titigi, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Prada Agus ditembak saat bertugas di Pos Titigi, yang berjarak sekitar 5 kilometer dari Sugapa, ibu kota Kabupaten Intan Jaya. Prada Agus mengalami luka tembak di bagian punggung. (eva/dwia)