Dorong RI Jadi Produsen Produk Halal, Istiqlal Gaet Komunitas UMKM

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jumat, 22 Jan 2021 17:40 WIB
Inilah wajah teranyar Masjid Istiqlal, masjid terbesar di Asia Tenggara yang dapat menampung 200.000 jamaah usai di renovasi.
Masjid Istiqlal (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Masjid Istiqlal bersama BIG Indonesia membuat program Istiqlal Indonesia Halal Centre (IIHC). Program ini akan menggaet komunitas pengusaha serta UMKM untuk mendukung RI menjadi produsen produk halal.

"Maksud dan tujuan IIHC, IIHC itu Istiqlal Indonesia Halal Centre, jadi kami ingin Istiqlal menjadi salah satu halal centre di Indonesia, baru pertama kali juga, kami sangat hati-hati karena ini menjadi percontohan juga," kata Founder BIG Indonesia, Dwi Andayani dalam siaran YouTube Masjid Istiqlal TV, Jumat (22/1/2021).

"Kalau kita bicara Istiqlal bukan lingkup Jakarta aja tetapi sudah representatif dari Indonesia, jadi kami membuat IIHC ini memang dasar pemikirannya dari banyak ngambil dari master plan ekonomi syariah, jadi semua in line, dari program pemerintah," sambungnya.

Dwi mengatakan program ini akan mendukung pemerintah dalam mewujudkan Indonesia sebagai produsen produk halal dunia. IICH juga menjak komunitas pengusaha hingga UMKM untuk mewujudkan program tersebut.

"Mendukung program pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai produsen halal dunia. Ini bagaimana kita bisa sinergi, karena yang kami ajak di sini beberapa komunitas besar, ada Ikatan Saudagar Muslim Indonesia, ada komunitas pengusaha Muslim Indonesia juga, ada teman-teman dari IBF juga dan komunitas-komunitas pengusaha yang memang secara komunitas memang kami undang khusus dan kami berharap ini menjadi komunitas bersama," jelas dia.

Dwi mengatakan IIHC memiliki 5 program. Pertama adalah inkubator dan akselator yang berfungsi sebagai pusat pelatihan atau training.

"Program, kita ada lima program, pertama inkubator dan akselerator, ini lebih ke training centre nanti, bapak-ibu akan kita bagi kelas di mana ada kelas yang belum ada BPOM, belum ada label halal, nanti perusahaan yang belum bagus ada di inkubasi. Jadi program IIHC ini bukan hanya menyiapkan galeri, aplikasi e-commercenya tapi juga bagaimana setahun program ini produk bapak ibu bisa masuk retail dan ekspor," katanya.

"Kedua ada market place e-commerce aplikasi Istiqlal. Lalu ada galeri produk dan area jual beli. Itu di area di pintu Al-Fatah sebelah itu sudah disiapin area jual beli," jelasnya.

Program keempat adalah ruang untuk kerja sama atau co-working space bersama pelaku IKM dan UMKM Indonesia. Serta insentif Hibah bagi IMK/UKM halal.

"Hibah lebih ke peralatan sebenarnya. Jadi nanti kita akan lihat, nanti ada buku panduannya nanti ada program pelatihan mana yang diikutin alurnya dulu," kata dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2