Selidiki Aksi Mesum Sejoli di Halte Bus di Senen, Polisi Cek CCTV-Saksi

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Jumat, 22 Jan 2021 15:41 WIB
Halte bus di Senen, Jakpus yang jadi tempat mesum sejoli
Halte bus yang dijadikan tempat mesum sejoli. Foto diambil bukan saat kejadian. (Luqman Arunanta/detikcom)
Jakarta -

Polisi masih menyelidiki aksi mesum sejoli di halte bus di Senen, Jakarta Pusat, yang viral di media sosial. Polisi mendatangi lokasi untuk mencari CCTV hingga saksi-saksi.

Pantauan detikcom di Jl Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (22/1/2021) sekitar pukul 14.50 WIB, sejumlah polisi dipimpin Kanit Reskrim Polsek Senen AKP Bambang. Polisi tampak mencari-cari CCTV di lokasi.

"Untuk sementara kami di-back up Unit Resmob Polres Jakarta Pusat maupun Unit Krimsus melakukan penyelidikan terkait viralnya sepasang remaja yang di halte SMK 34, Jalan Kramat Raya. Kami sudah coba memeriksa CCTV yang ada di sekitar kemudian mendapat sedikit petunjuk terhadap saksi dan sedang kita coba hubungi saksi-saksi," kata Bambang di lokasi, Jumat (22/1/2021).

Bambang mengatakan polisi sudah mengecek CCTV dan mendapatkan petunjuk mengenai saksi-saksi. Selanjutnya, pihaknya akan mendalami keterangan saksi-saksi.

"Nanti kalau kita sudah periksa saksi-saksi baru kita mengarah ke pelakunya," ujar Bambang.

Halte bus di Senen, Jakpus yang jadi tempat mesum sejoliHalte bus di Senen, Jakpus, yang jadi tempat mesum sejoli. (Luqman Arunanta/detikcom)

Sejauh ini, polisi masih berupaya mengidentifikasi pelaku pasangan mesum di halte.

"Masih belum (teridentifikasi). Kita juga belum bisa mendeteksi kisaran umur pelaku tersebut," ungkap Bambang.

Untuk diketahui, aksi mesum sejoli ini diduga dilakukan pada Kamis (21/1) malam di halte bus di depan SMKN 43, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat. Aksi keduanya kemudian direkam oleh salah satu pengendara sepeda motor yang melintas.

Video tersebut kini viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat, meski telah dipergoki pengendara, keduanya tetap melanjutkan aksinya.

Dengan nada kesal, seorang perekam sempat memperingatkan kedua pelaku untuk tidak berbuat asusila di tempat umum.

"Di hotel saja, Pak, jangan di situ," kata si perekam video.

(mea/mea)