Polda Metro Kembangkan Jenis Pelanggaran Lalin yang Akan Direkam e-TLE

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 22 Jan 2021 11:47 WIB
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengembangkan jenis pelanggaran yang akan direkam kamera tilang elektronik (electronic traffic law enforcement/e-TLE). Sehingga nantinya, pelanggaran lalu lintas yang selama ini tidak dapat dianalisis dapat direkam oleh kamera e-TLE.

"Kita akan kembangkan bukan hanya dari jumlah kamera tapi juga dari sisi jenis pelanggaran apa yang bisa ditangkap oleh kamera. Kalau sekarang kan tidak semua, hanya pelanggaran tertentu aja. Misalnya menggunakan handphone, melanggar stop line, melanggar lampu merah tidak pakai sit belt. Tentu ini akan kita kembangkan kamera ini juga bisa menangkap pelanggaran-pelanggaran lainnya," kata Sambodo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/1/2021).

Selain itu, Sambodo mengatakan setiap harinya pihaknya mencatat ada 600-800 pelanggaran lalu lintas yang tertangkap kamera e-TLE. Dia menyebut sistem penindakan e-TLE tersebut dinilai lebih transparan dibanding penindakan manual.

"Dari segi transparansi ini luar biasa karena menghilangkan proses negosiasi dan sebagainya antara petugas dan masyarakat karena tidak ada pertemuan antara petugas dan masyarakat sehingga ini meningkatkan akuntabilitas Polri dalam hal ini Polantas dalam bekerja," terang Sambodo.

Lebih lanjut, Sambodo mengatakan pihaknya berharap ada 100 kamera e-TLE yang terpasang di jalan-jalan Jakarta tahun ini. Dengan penggunaan kamera e-TLE tersebut, Sambodo menyebut penindakan tilang di lapangan akan bisa dihilangkan ke depannya.

"Ya secara bertahap karena mudah-mudahan ke depan akan tambah banyak lagi (kamera e-TLE)," imbuh Sambodo.

Pengoptimalan penindakan pelanggaran lalu lintas dengan kamera e-TLE ini sejalan dengan apa yang diharapkan oleh Kapolri terpilih Komjen Listyo Sigit Prabowo. Dalam fit and proper test di Komisi III DPR, Komjen Listyo Sigit Prabowo menyebut akan mengurangi interaksi dalam proses penilangan untuk menghindari praktik penyimpangan uang pada proses tilang. Sebaliknya, ia akan mengintensifkan penerapan tilang elektronik atau menggunakan kamera electronic traffic law enforcement (e-TLE).

"Khusus di bidang lalu lintas, penindakan pelanggaran lalu lintas secara bertahap akan mengedepankan mekanisme penegakan hukum berbasis elektronik atau biasa disebut e-TLE," kata Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam uji kepatutan dan kelayakan calon Kapolri di ruangan Komisi III DPR, Jakarta, Rabu (20/1).

Listyo mengatakan hal itu untuk mengurangi praktik penyimpangan selama penindakan tilang oleh anggota di lapangan. Sementara itu, jika tilang berbasis elektronik, nantinya pelanggar lalu lintas akan dikirimi surat dari kepolisian dan diminta mengikuti prosedurnya secara elektronik

(ygs/mea)