ICW: Satgas Pencari Harun Masiku Tak Perlu Selama Tim yang Bertugas Kredibel

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 22 Jan 2021 00:11 WIB
Peneliti ICW Kurnia Ramadhana (Nurin-detikcom)
Foto: Peneliti ICW Kurnia Ramadhana (Nurin-detikcom)
Jakarta -

KPK berencana kembali membentuk satuan tugas (satgas) khusus mencari para buronan, termasuk Harun Masiku. Namun, Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai semestinya satgas khusus pencari buronan itu tak dibutuhkan KPK.

"ICW beranggapan, semestinya satuan tugas khusus pencarian buronan itu tidak dibutuhkan sepanjang tim yang ditugaskan untuk mencari pelaku korupsi yang melarikan diri, seperti Harun Masiku, benar-benar kredibel," ujar peneliti ICW Kurnia Ramadhana kepada wartawan, Kamis (21/1/2021).

Kurnia menyebut tim yang selama ini ditugaskan mencari Harun memang tak kredibel. Dia pun sempat mendesak agar KPK mengevaluasi tim tersebut.

"Tim yang mencari keberadaan mantan caleg PDIP itu seakan tidak pernah dievaluasi, atau terkesan dibiarkan begitu saja," katanya.

"Maka dari itu, sejak awal ICW mendesak agar pimpinan KPK merombak ulang struktur tim tersebut sekaligus mengevaluasi kinerja Deputi Penindakan," tambah Kurnia.

Dia mengatakan waktu pencarian yang dilakukan oleh KPK ini sudah terlalu berlarut-larut. Menurutnya, sejak kasus dugaan suap itu mencuat, praktis sudah satu tahun lebih lembaga antirasuah itu gagal dalam mendeteksi keberadaan Harun Masiku.

"Kejadian ini tentu menimbulkan dua kesimpulan di tengah publik: pertama, pimpinan KPK yang memang sejak awal tidak menginginkan Harun Masiku diproses hukum atau kedua, terdapat satu organisasi atau kelompok kuat yang melindungi Harun Masiku," ucapnya.

Seperti diketahui, rencana pembentukan satgas khusus pencari buronan itu diungkap oleh Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Lili menyebut telah memerintahkan Deputi Penindakan dan Eksekusi Karyoto segera membentuk tim baru.

"Kita di pimpinan (KPK) juga telah menginisiasi dan meminta kepada Pak Deputi dan juga dalam rangka itu mencoba untuk membuat sebuah satu satgas yang memang fokus melakukan pencarian kepada orang-orang DPO," kata Lili di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (20/1).

"Agar cepat efektif dengan membentuk sebuah tim satgas sendiri yang khusus mencari orang-orang yang memang masuk DPO," tambah Lili.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2