Round-Up

Geger Pasien Corona Mesum di Rumah Sakit Terekam Kamera

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 21:06 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono/detikcom
Jakarta -

Heboh video mesum diduga pasien Corona (COVID-19) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), viral di media sosial. Polisi turun tangan mengusutnya. Begini duduk perkaranya.

Video mesum berdurasi 1 menit 30 detik mulai tersebar di media sosial sejak Rabu (20/1/2021) siang hari, lalu menyebar secara berantai melalui aplikasi percakapan.

Pemeran dalam video tersebut disebut merupakan pasien COVID-19 yang tengah dirawat di ruang isolasi. Aksi tak senonoh ini diduga terekam CCTV yang terpasang di dalam kamar isolasi. Dugaan pasien COVID-19 dalam video itu karena jenis ruangan, seperti warna cat, kasur, serta tabung oksigen, sama persis dengan ruangan isolasi pasien COVID.

Atas beredarnya video yang bikin geger itu, polisi tengah menyelidiki tentang asal-usul dan siapa yang pertama kali menyebarkannya.

"Lagi kami dalami kebenaran video tersebut. Sumbernya dari mana sedang kami dalami. Nanti kami infokan secara terbuka, masih proses penyelidikan," kata Kasat Reskrim Polres Dompu Iptu Ivan Roland Cristofel, Kamis (21/1/2021).

Video Mesum Pasien COVID-19 Rekaman CCTV RSUD Dompu

Polres Dompu yakin video mesum pasien COVID-19 yang viral di media sosial terjadi di ruangan isolasi RSUD Dompu.

"Itu pasti, sudah bisa diyakinkan 100 persen itu di RSUD Dompu. Cuma masih kita dalami motifnya seperti apa sehingga disebarkan," kata Kasat Reskrim Polres Dompu AKP Ivan Roland Christopel kepada detikcom, Kamis (21/1/2021).

Ivan mengatakan, pihaknya langsung mengambil alih kasus video tersebut karena sudah viral dan heboh di media sosial.

"Hari ini kita lakukan penyelidikan terkait penyebaran video pertama sekali. Itu kan rekaman CCTV Rumah sakit, berarti dokumen atau data rahasia milik RS kok bisa tersebar luar itu yang kita dalami. Karena itu viral di media sosial ramai sekalian makanya kami ambil alih sendiri," tegasnya.

Berdasarkan penelusuran, polisi sudah mengetahui akun Facebook yang pertama kali mem-posting video tersebut. Namun posting-annya sudah dihapus oleh akun terkait.

"Akun Facebook Kejora Paramita, itu yang membuat heboh video itu. Kita dalami dia dapat dari mana, apa maksud dia mem-posting itu dan dia juga menawarkan video itu kepada orang lain, artinya dia punya. Tapi posting-annya sudah dihapus," tuturnya.

Saksi-saksi Akan Diperiksa, Termasuk Petugas RSUD Dompu

Polisi bakal memanggil dan memeriksa saksi-saksi terutama yang pertama kali menyebarkan video tersebut. Selain itu, polisi akan memanggil petugas rumah sakit seperti operator jaga hingga kepala ruangan.

"Hari ini kita periksa saksi petugas di ruang isolasi operator yang jaga, kepala ruangan. Itu kan kenapa bisa tersebar luar padahal dokumen rahasia RSUD datanya dibuat sangat sangat privasi. Itu yang kita sesalkan," tegasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2