Penipu di Depok Kunci Korban di Ruko Sebelum Bawa Kabur Emas 300 Juta

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 19:03 WIB
Penampakan ibu-ibu yang diduga pelaku penipuan di Depok
Penampakan ibu-ibu yang diduga pelaku penipuan di Depok (screenshot video viral)
Depok -

Cory (31), pemilik toko emas di Sukmajaya, Depok, tertipu mentah-mentah saat transaksi 300 gram emas. Pelaku diduga .

Awalnya, Cory mendatangi sebuah ruko di kawasan Sukmajaya, Depok, usai mendapatkan pesanan emas 300 gram. Namun saat telah membawa pesanan tersebut, dia justru dikunci di dalam ruko tersebut oleh pelaku.

"Logam mulai dibawa keluar ke ruang tamu oleh pelaku dengan alasan akan diperlihatkan ke istrinya. Setelah keluar dari ruang tamu korban justru dikunci," kata Kapolsek Sukmajya AKP Ibrahim Joao Sadjab saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (21/1/2021).

Korban yang datang bersama adiknya tersebut kemudian mengetahui telah ditipu. Dia pun mencoba segera keluar dari ruko.

Menurut Ibrahim, korban sempat mendobrak pintu ruko untuk bisa keluar. Saat korban berupaya mendobrak pintu, pelaku sudah kabur dari lokasi.

"Korban berusaha mengejar pelaku dengan mendobrak pintu namun setelah pintu sudah berhasil didobrak paksa, pelaku sudah pergi dari TKP," terang Ibrahim.

Kasus ini berawal ketika perempuan yang diduga istri pelaku mengunjungi toko perhiasan korban. Saat itu pada Senin (18/1) korban membeli sejumlah emas di toko tersebut.

Dua hari berselang pada Rabu (20/1) pelaku mendapatkan pesanan dari perempuan tersebut untuk dibawakan emas seberat 300 gram di sebuah ruko di kawasan Sukmajaya, Depok. Korban pun datang bersama adiknya.

Setibanya di ruko itu, korban bertemu dengan pria yang mengaku suami si perempuan tadi. Si pelaku kemudian membawa emas itu keluar dari ruang tamu dengan alasan hendak memperlihatkan emasnya ke istrinya.

"Setelah keluar dari ruang tamu tersebut korban dikunci dari luar oleh pelaku. Korban berusaha mengejar pelaku dengan mendobrak pintu, namun setelah pintu sudah berhasil didobrak paksa pelaku sudah pergi dari TKP," terang Ibrahim.

Momen pelaku perempuan bertransaksi di toko perhiasan korban sempat terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Polisi kini masih menyelidiki kasus pencurian tersebut. Para pelaku pun masih dalam pengejaran.

(ygs/mea)