Usut Kasus Tumpukan Sampah di Pekanbaru, Polisi Periksa Kadis LHK

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 20 Jan 2021 10:23 WIB
Tumpukan sampah tercecer di Pasar Pagi Arengka Kota Pekanbaru, Riau. Sampah ini menimbulkan bau tidak sedap dan meresahkan masyarakat.
Tumpukan sampah di Pekanbaru (Raja Adil Siregar/detikcom)
Pekanbaru -

Kasus tumpukan sampah yang berserakan di Pekanbaru, Riau, sejak awal 2021 mulai diusut polisi. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru, Agus Pramono, juga telah diperiksa.

"Ada 13 saksi lebih sudah diperiksa terkait itu (tumpukan sampah). Termasuk Kepala DLHK dan staf," ujar Dirreskrimum Polda Riau, Kombes Teddy, saat dimintai konfirmasi, Rabu (20/1/2021).

Teddy mengatakan Agus diperiksa di Mapolda Riau, Senin (18/1). Dia diperiksa terkait tumpukan sampah yang tak kunjung diangkut di Pekanbaru.

Polisi juga memeriksa ahli lingkungan dan pakar hukum pidana. Pemeriksaan para saksi bakal terus berlanjut.

"Saksi ahli hukum pidana dan lingkungan semua sudah dimintai keterangan. Saksi-saksi diperiksa terus berlanjut," tegasnya.

Sebelumnya, tumpukan sampah berserakan di berbagai titik di Pekanbaru. Tumpukan sampah ini terjadi akibat kontrak kerja dengan pihak ketiga berakhir hingga akhirnya menimbulkan bau busuk.

Pemkot Pekanbaru meminta masyarakat bersabar soal masalah sampah. Pengangkutan sampah bakal kembali normal setelah proses lelang dengan pihak ketiga selesai.

"Soal sampah di Pekanbaru kita bagi jadi tiga zona. Satu zona dikelola DLHK sendiri dan dua zona dikelola pihak ketiga, ini yang kita terkendala saat ini sampai ada pemenang untuk kontrak," kata Sekretaris DLHK Pekanbaru, Azhar.

Dia berharap lelang tuntas di Januari 2021. Azhar berjanji sampah di Pekanbaru tak akan bertumpuk lagi di Februari 2021.

"Kira tetap fokus lelang, tetapi ini per tahun. Awal dulu kan 3 tahun dan sekarang masa transisi berdampak pada masalah sampah di lapangan. Mudah-mudahan nanti di awal Februari sudah ada pemenang lelang dan bisa langsung kerja," jelasnya.

(ras/haf)