Tak Ajukan Eksepsi, Gus Nur Minta Hakim Kabulkan Penangguhan Penahanan

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 18:20 WIB
Jakarta -

Jaksa penuntut umum (JPU) mendakwa Gus Nur dengan sengaja melakukan ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama (NU). Tim kuasa hukum Gus Nur menyebut pihaknya tidak akan mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan jaksa.

"Dalam kesempatan ini, ada beberapa hal yang mau kami sampaikan. Pertama, kami sudah mempelajari dakwaan ini. Kami tim kuasa hukum sepakat untuk tidak mengajukan eksepsi," ujar kuasa hukum Gus Nur, Ahmad Khazinudin, dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (19/1/2021).

Ahmad lantas menyinggung soal penangguhan penahanan Gus Nur. Ahmad mengatakan pihaknya telah mengirimkan permohonan penangguhan penahanan pada 12 Januari 2021.

"Namun, dalam kesempatan ini, Yang Mulia, kami ingin konfirmasi bahwa tim kuasa hukum pada 12 Januari 2021 yang lalu melalui Ketua Pengadilan Jakarta Selatan, mengajukan penangguhan penahanan yang sudah dijamin oleh para tokoh dan ulama. Maka melalui majelis Yang Mulia hari ini, kami ingin mengajukan ulang konfirmasi terhadap hal tersebut dan mohon untuk dipertimbangkan," kata Ahmad.

"Mohon dikabulkan karena, pertama, ini kondisi pandemi, lalu juga ada anak kecil. Ketiga, selama ini akses untuk menjenguk baik dari keluarga dan kuasa hukum juga terhalang dengan alasan pandemi ini," sambungnya sambil menjelaskan alasan pengajuan penangguhan penahanan.

Selain itu, pihak pengacara meminta agar Gus Nur dihadirkan dalam sidang selanjutnya. Diketahui, Gus Nur saat ini tengah menjalani masa penahanan di rumah tahanan (rutan) Bareskrim Polri.

"Tentu saja kami minta menghadirkan terdakwa karena sebelumnya Gus Nur pernah didakwa dengan perkara yang sama di Jawa Timur, hadir tepat waktu dan tidak mengganggu jalannya persidangan," tuturnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2