Polisi Bongkar Kasus Prostitusi di Kafe Lombok, Muncikari Jadi Tersangka

Faruk - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 16:08 WIB
Lombok Barat -

Tim Polres Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), menggerebek sebuah kafe yang diduga menyediakan layanan prostitusi. Tiga orang diamankan dalam penggerebekan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Dhafid Shiddiq mengatakan penggerebekan dilakukan pada Senin (18/1) malam.

"Kafe ini, selain sebagai tempat karaoke, juga menyediakan sarana untuk dilakukan perbuatan prostitusi," kata Shiddiq kepada detikcom, Selasa (19/1/2021).

Penggerebekan ini dilakukan setelah tim Polres Lombok Barat menerima informasi soal dugaan prostitusi di sebuah kafe yang terletak di kawasan Batu Layar.

"Berdasarkan informasi tersebut, unit PPA Satreskrim Res Lobar di-back-up oleh tim Puma Polres Lobar langsung ke lokasi dan mendapati seorang laki-laki sedang melakukan hubungan seksual dengan seorang wanita yang merupakan partner song (PS) di kafe ini," jelasnya.

Selain mengamankan dua orang, polisi mengamankan satu orang yang diduga sebagai muncikari. Perempuan berinisial NN (36) itu berasal Bandung Barat, Jawa Barat.

"Praktik prostitusi ini disediakan di dalam room tersebut, sesuai dengan kesepakatan atau pembicaraan awal pengunjung dengan NN selaku muncikari," tuturnya.

Shiddiq lantas menjelaskan modus penawaran prostitusi di kafe tersebut. Awalnya si NN selaku muncikari menawarkan kepada pengunjung terkait layanan 'plus-plus' dari pemandu lagu.

"Setelah mendapat kesepakatan harga yang disetujui bersama antara muncikari, partner song, dengan pengunjung, maka layanan prostitusi tersebut bisa dinikmati pengunjung. NN sudah ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan sepasang laki-laki dan perempuan tersebut juga sedang dimintai keterangan secara intensif," ujarnya.

(knv/knv)