Spa Plus-plus di Senggigi NTB Digerebek, Muncikari-Pelanggan Diamankan

Faruk - detikNews
Jumat, 25 Des 2020 10:19 WIB
Polres Lombok Barat menggerebek spa plus-plus di Senggigi (dok. Istimewa)
Polres Lombok Barat menggerebek spa plus-plus di Senggigi. Muncikari dan pelanggan diamankan. (Foto: dok. Istimewa)
Lombok -

Polres Lombok Barat menggerebek sebuah tempat spa yang diduga menyediakan jasa layanan seks kepada tamu. Seorang perempuan diduga sebagai muncikari, Kamalia (36), serta seorang tamu pria diamankan dalam penggerebekan tersebut.

"Kami mengamankan seorang perempuan terduga pelaku prostitusi terkait dan satu orang laki-laki yang sedang melakukan hubungan seksual dengan seorang terapis," kata Kasat Reskrim Polres Lobar AKP Dhafiq Shiddiq dalam keterangannya, Jumat (25/12/2020).

Spa yang berlokasi di Jalan Raya Senggigi, Desa Batu Layar, Kecamatan Batu Layar, Lombok Barat, itu digerebek anggota Unit PPA dan Tim Puma Polres Lobar pada Kamis (24/12) sekitar pukul 21.30 Wita.

Penggerebekan berawal dari adanya laporan dari dua pengunjung spa tersebut yang ditawari oleh pengelola bahwa ada jasa tambahan, yakni layanan seks, dari para terapis yang bekerja di sana.

Polres Lombok Barat menggerebek spa plus-plus di Senggigi (dok. Istimewa)Polres Lombok Barat menggerebek spa plus-plus di Senggigi. (dok. Istimewa)

"Spa ini, selain menyediakan tempat massage tradisional dan lulur, juga memudahkan atau memberikan kesempatan kepada para tamu untuk melakukan perbuatan prostitusi, di mana yang berperan selaku muncikari yaitu Kamalia dengan tarif sebesar Rp 125 ribu," ujar Shiddiq.

"Dan bilamana tamu ingin melakukan hubungan seksual dengan terapisnya, pengunjung dikenai tarif Rp 500 ribu dengan teknis pembayaran sebagian langsung dibayarkan oleh tamu kepada terapisnya dan sebagian dibayarkan oleh tamu yang datang dengan cara ditransfer ke nomor rekening Kamalia sebagai muncikarinya," sambungnya.

Keduanya kini telah diamankan di Mapolres Lobar berserta barang bukti berupa kondom, seprai bantal dan guling, pakaian dalam pekerja terapis, bukti transfer, dan uang tunai.

Simak juga video 'Prostitusi Sudah Ada Sejak Ribuan Tahun Sebelum Masehi':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)