detikcom Do Your Magic

Tuyul dan Gemtas, Dua Kelompok Tawuran Manggarai yang Harus Damai

Afzal Nur Iman - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 15:16 WIB
pemuda melempar Batu pada musuhnya
Ilustrasi Tawuran (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Ada dua kelompok tawuran di Manggarai yang ribut pada dua hari kemarin. Dua kelompok itu disebut sebagai Tuyul dan Gemtas.

Tokoh masyarakat sekaligus Ketua RW 04 Kelurahan Manggarai, Haji Daud, menjelaskan sekilas soal dua geng itu, yakni Tuyul dan Gemtas. Dua kelompok itu terlibat tawuran di Jl Manggarai Utara II, Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu (17/1/2021) dan Senin (18/1) kemarin.

"Ya mereka menyebutnya Geng Tuyul, Geng Gemtas," kata Haji Daud saat ditemui di RW 09, Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (19/1).

Haji Daud selaku Ketua RW 04 di Kelurahan Manggarai. (Afzal NI/detikcom)Haji Daud selaku Ketua RW 04 di Kelurahan Manggarai. (Afzal NI/detikcom)

Dia mengamati, pada awalnya istilah 'tuyul' dan 'gemtas' hanya sekadar sebutan yang digunakan anak-anak muda. Lama-lama, sebutan itu menjadi identitas kelompok, terbawa pada saat tawuran. Sebutan Tuyul danGemtas sudah ada sejak 23 tahun lalu, yakni 1997.

Tuyul adalah sebutan untuk kelompok dari 'Manggarai bawah', sedangkan Gemtas adalah sebutan untuk kelompok dari 'Manggarai atas' yang lebih dekat ke Stasiun Manggarai.

"Itu hanya istilah anak-anak muda saja sih sebenernya. Terus hanyut terbawa sejarah akan nama itu. Walaupun nama itu telah dikubur ketika konflik-konflik awal tahun 1997. itu terjadi kita redam gitu, kita hilangkan istilah-istilah itu," kata Haji Daud.

Semua warga harus berdamai, tak peduli apakah itu Tuyul, Gemtas, atau sebutan-sebutan kelompok lainnya. Tawuran harus berhenti selamanya. Haji Daud berharap kegiatan Karang Taruna bisa menjadi solusi supaya tawuran tidak terjadi lagi.

Polisi juga menyebut Tuyul dan Gemtas, selengkapnya di halaman berikutnya:

Selanjutnya
Halaman
1 2