Kasus Pengusaha Kepri Haji Permata Tewas Tertembak, Polisi Gelar Olah TKP

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 10:29 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono-detikcom)
Pekanbaru - Polda Riau mengatakan telah menerima pelimpahan laporan polisi terkait kasus dugaan tertembaknya pengusaha asal Kepulauan Riau (Kepri), Haji Jumhan bin Selo alias Haji Permata. Polda Riau pun mulai melakukan penyelidikan.

"Untuk laporan polisi dari keluarga korban terhitung mulai, Senin (18/1) sudah resmi dilimpahkan ke Polda Riau," kata Direktur Ditreskrimum Polda Riau, Kombes Teddy, kepada wartawan, Selasa (19/1/2021).

Teddy mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang diduga merupakan lokasi tertembaknya Haji Permata. Olah TKP dilakukan setelah mendapat keterangan dari saksi-saksi soal lokasi kejadian.

"Sudah kami olah TKP dari Polda Riau dan Polres kemarin. Langsung di lokasi sungai sesuai keterangan saksi," kata Teddy.

Namun, Teddy tak menjelaskan detail hasil olah TKP. Dia mengatakan polisi bakal mengusut kronologi peristiwa tersebut.

"Olah TKP sifatnya masih sementara saja. Untuk kronologis sementara belum dapat disampaikan sebab baru versi masyarakat," katanya.

Sebelumnya, keluarga Haji Permata melaporkan Bea-Cukai ke Polda Riau. Isi laporannya adalah dugaan pembunuhan terhadap Haji Permata.

"Dari surat tanda terima laporan, itu melaporkan ada dugaan tindak pidana pembunuhan. Pelapornya Bapak Arjuna, kalau tidak salah ini anak almarhum. Terlapornya Bea-Cukai," kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt, Sabtu (16/1).

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kepulauan Riau (Kepri) juga telah buka suara menanggapi kabar penembakan pengusaha di Kepri oleh pihaknya. Bea-Cukai Kepri mengatakan kasus ini berawal dari patroli soal penyelundupan rokok ilegal.

Peristiwa itu disebut berawal dari pengejaran terhadap kapal penyelundup oleh Satgas Patroli Laut Bea-Cukai Wilayah Khusus Kepri dan Bea-Cukai Tembilahan pada Jumat (15/1). Singkat cerita, terjadi perlawan sehingga petugas melepas tembakan.

"Anggota kami sudah dalam posisi terdesak dan pelaku sudah menyerang dengan mengayunkan senjata tajamnya ke badan petugas. Dalam keadaan terdesak dan keselamatan jiwanya terancam, petugas melakukan pembelaan diri dan terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku yang menyerang petugas Bea-Cukai," kata Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Syarif Hidayat. (ras/haf)