MPR Terima Bantuan 40 Ribu Masker dari Parlemen Vietnam

Abu Ubaidillah - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 19:49 WIB
MPR RI
Foto: dok. MPR RI
Jakarta -

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo menyambut bantuan sekitar 40 ribu masker dari parlemen Vietnam. Bantuan ini diserahkan oleh Duta Besar Indonesia untuk Vietnam periode 2016-2020, Ibnu Hadi.

Bantuan yang jadi wujud hubungan baik kedua parlemen ini akan diserahkan ke berbagai kalangan masyarakat. Bamsoet, sapaan akrabnya, mengatakan Vietnam adalah salah satu negara di Asia Tenggara, bahkan dunia yang berhasil menangani pandemi COVID-19 dengan baik.

"Walaupun menerapkan lockdown dengan sangat ketat, Vietnam menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tidak sampai masuk jurang resesi. PDB mereka di kuartal III 2020 mampu tumbuh 2,62%, meningkat dari kuartal sebelumnya yang juga bisa tumbuh 0,4%," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (18/1/2021).

Dalam acara penerimaan bantuan ini, Bamsoet ditemani Wakil Ketua MPR, Asrul Sani. Ia menilai langkah pemerintah Vietnam yang sigap menghadapi COVID-19 sejak awal pandemi patut dicontoh berbagai negara. Menurutnya Vietnam sangat ketat dalam melakukan pengetesan, karantina, dan penutupan perbatasan.

Bamsoet menjelaskan Vietnam memiliki penduduk sekitar 98 juta jiwa. Per 17 Januari 2021, Vietnam hanya memiliki 1.537 kasus positif COVID-19 dengan total kematian 35 jiwa. Ia mengatakan berkat kerja keras Vietnam menangani pandemi, per harinya hampir sudah tidak ada lagi penambahan kasus baru.

"Saat ini Vietnam berada di posisi 173 dunia, sementara Indonesia di posisi ke-20, negara dengan jumlah penyebaran virus COVID-19 terbanyak dunia," imbuhnya.

Ketua DPR RI ke-20 ini juga mengapresiasi kinerja Ibnu Hadi selama menjadi Duta Besar Indonesia untuk Vietnam. Menurutnya berkat kerja keras Ibnu Hadi, hubungan baik Indonesia-Vietnam selalu terjalin baik. Bahkan di tengah pandemi COVID-19, parlemen Vietnam pada Mei 2020 juga mengirim bantuan 30 ribu masker untuk Indonesia.

Ia menyebut sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo, salah satu fungsi duta besar adalah menjadi marketing bagi Indonesia. Menurutnya Ibnu Hadi telah menjalankan tugasnya dengan baik, berbagai bantuan dari Vietnam bisa ia fasilitasi.

"Bahkan pada tahun 2019, Indonesia bisa surplus US$ 2,33 miliar dalam neraca perdagangan dengan Vietnam. Ekspor Indonesia ke Vietnam naik 15,52% menjadi US$ 5,70 miliar. Sementara impor Indonesia dari Vietnam ditekan 4,65% menjadi US$ 3.36 miliar," pungkas Bamsoet.

(prf/ega)