Anak Rhoma Irama ke KPK Klarifikasi Surat Panggilan: Saya Tak Main Proyek

Farih Maulana Sidik - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 14:30 WIB
Anak Rhoma Irama, Rommy Syahrial (Farih/detikcom)
Anak Rhoma Irama, Rommy Syahrial (Farih/detikcom)
Jakarta -

Anak Rhoma Irama, Rommy Syahrial, mendatangi KPK untuk klarifikasi surat pemanggilan terkait kasus korupsi proyek pekerjaan infrastruktur Dinas PUPR Kota Banjar. Rommy menyebut surat pemanggilan KPK terhadap dirinya itu salah alamat.

Rommy membantah terlibat kasus dugaan suap proyek pada dinas PUPR Kota Banjar. Dia mengaku tidak pernah terlibat dalam pembuatan proyek pembangunan apa pun.

"Saya nggak main proyek-proyekan nah, kalau mau belajar kuda ke saya. Jadi nggak main proyek saya," kata Rommy di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin, (18/1/2021).

Dia juga membantah kenal oleh para pelaku dalam kasus proyek tersebut. Terkait dirinya yang disebut mangkir dari panggilan KPK, dia mengaku tak pernah menerima surat panggilan.

"Saya stay kan di Puncak, Bogor, saya baru tahu tanggal 15 Januari 2021 (ada panggilan dari KPK)," ujar Rhommy.

Rommy menyebut KPK salah panggil orang. Sebab, kata dia, ejaan namanya dalam surat pemanggilan itu salah.

"Kemarin saya crosscheck dengan Pak Alam (pengacaranya) ternyata betul dikirim link segala macam, kalau nama ya nama saya Romy Syahrial ya cuma M-nya satu," katanya.

Sementara itu, Pengacara Rommy, Alamsyah Hanafiah, mengatakan surat panggilan itu datang ke Kantor Soneta Group yang bertempat di Depok, Jawa Barat. Dia menegaskan kliennya tidak terlibat kasus itu.

Oleh karena itu, Alamsyah mendampingi Rommy ke KPK untuk klarifikasi. Dia menyebut ada kesalahan dalam pemanggilan tersebut.

"Saya pikir ini ada kekeliruan, error end personal, namanya sama," ucapnya.

Dalam jadwal pemeriksaan resmi KPK sebelumnya dituliskan nama yang bersangkutan adalah Romy. Namun kini Rommy datang langsung ke KPK dan menjelaskan bila namanya seharusnya adalah Rommy, bukan Romy.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri angkat bicara terkait klaim Rommy yang menyebut pemanggilan salah orang. Ali akan mengecek terlebih dulu.

"Sebentar saya cek," kata Ali Fikri kepada wartawan, Senin (18/1/2021).

Seperti diketahui, KPK sempat memanggil anak Rhoma Irama, Rommy Syahrial, terkait dugaan kasus korupsi proyek pekerjaan infrastruktur Dinas PUPR Kota Banjar. Namun Rommy mangkir dari panggilan tersebut.

Ali Fikri mengatakan pemanggilan terhadap Rommy dilakukan pada Selasa (12/1/2021) lalu. Dia hendak diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi di Kota Banjar. Namun Ali belum merinci apa peran atau kesaksian Rommy dalam perkara yang diusut tersebut.

"Saksi Romy Syahrial (Swasta) tidak hadir dan tanpa keterangan, dan sebelumnya tim penyidik KPK telah melakukan pemanggilan patut sebanyak 2 kali," kata Ali kepada wartawan, Jumat (15/1).

"KPK mengingatkan yang bersangkutan untuk memenuhi panggilan dan kewajiban hukum tersebut karena ada sanksi hukum apabila dengan sengaja tidak hadir tanpa alasan yang sah," tambah Ali.

Dalam kasus ini, KPK sebelumnya telah menggeledah sejumlah lokasi, dari Pendopo Wali Kota Banjar, kantor, hingga rumah Kepala Dinas PUPR Kota Banjar. Dalam penggeledahan itu, KPK menyita sejumlah uang hingga dokumen yang diduga terkait dengan kasus yang tengah disidik oleh KPK itu.

Meski demikian, KPK belum mengumumkan ataupun menetapkan tersangka dalam kasus tersebut karena adanya kebijakan baru dari pimpinan saat ini. Penetapan tersangka bakal dilakukan bersamaan dengan penangkapan dan penahanan.

(fas/isa)