6 Orang Tewas, Sebagian Pengungsi Longsor-Banjir Manado Sudah Pulang

Tim detikcom - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 11:33 WIB
Banjir di Mal Mantos Manado Akibat Air Laut Pasang
Banjir di Mal Mantos Manado Akibat Air Laut Pasang. (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Sebanyak 500 warga mengungsi akibat tanah longsor dan banjir yang menerjang Manado, Sulawesi Utara. Per hari ini sebagian pengungsi sudah mulai kembali ke rumah masing-masing.

Berdasarkan data BNPB pukul 09.30 WIB, Senin (18/1/2021), tercatat enam orang meninggal dunia akibat banjir dan longsor. Banjir dan longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi dan struktur tanah yang labil pada Sabtu (16/1) kemarin.

Akibat intensitas tinggi itu, tinggi muka air mencapai 50-300 cm. Bencana itu juga mengakibatkan dua unit rumah rusak berat serta 10 unit rumah rusak ringan.

"Tim di lapangan juga masih melakukan pendataan kerusakan rumah," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Sulawesi Utara dan Kota Manado melakukan evakuasi bersama SAR, TNI-Polri, masyarakat dan relawan. BPBD Manado juga memberikan bantuan makanan siap saji kepada para pengungsi.

Hari ini BPBD Sulawesi Utara dan Kota Manado akan melakukan bersih-bersih material pascabanjir dan tanah longsor. BPBD Kota Manado saat ini banjir telah surut dan cuaca terpantau cerah.

Kecamatan yang terdampak bencana ini antara lain Kecamatan Tikala, Kecamatan Paal Dua, Kecamatan Malalayang, Kecamatan Sario, Kecamatan Bunaken, Kecamatan Tuminting, Kecamatan Mapanget, Kecamatan Singkil dan Kecamatan Wenang.

Sementara ini, perkiraan cuaca dari BMKG, Kota Manado berpotensi mengalami hujan disertai kilat dan angin kencang. BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada dan siaga di tengah musim hujan.

(idn/idh)