Beredar Video Warga Pingsan Usai Vaksin COVID-19, Kemenkes: Itu Simulasi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 07:49 WIB
Vaksinasi Corona secara nasional untuk para nakes dimulai. Berikut foto-foto vaksinasi di kawasan Depok dan Solo.
Ilustrasi vaksin COVID-19 dari Sinovac. (Tim detikcom)


Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan adanya efek samping dari vaksinasi COVID-19 Sinovac, yang telah disetujui. Efek samping itu bersifat ringan hingga sedang.

"Secara keseluruhan menunjukkan vaksin COVID Corona-vac aman dengan kejadian efek samping yang ditimbulkan bersifat ringan hingga sedang," ujar Kepala BPOM, Penny K Lukito, dalam jumpa pers, Senin (11/1).

Penny menjelaskan efek samping lokal berupa nyeri dan iritasi. Sedangkan efek samping sistemik berupa nyeri otot hingga demam.

"Frekuensi efek samping dengan derajat berat: sakit kepala, gangguan di kulit, diare dilaporkan 0,1-1 persen. Efek samping itu merupakan efek samping yang tidak berbahaya karena dapat pulih kembali," kata Penny.

BPOM juga telah menyetujui penggunaan vaksin COVID-19 di Indonesia. Penggunaan vaksin disetujui dengan alasan kedaruratan.

Penny mengatakan kebijakan emergency use authorization ini juga selaras dengan panduan WHO. Di mana emergency use authorization bisa ditetapkan dengan lima kriteria, yakni keadaan kedaruratan kesehatan, cukup bukti ilmiah terkait vaksin, adanya mutu yang memenuhi standar, kemanfaatan lebih besar ketimbang risiko, serta belum adanya alternatif pengobatan yang memadai.

Halaman

(dkp/maa)