Pengecatan Atap Sekitar Flyover Tapal Kuda Dikritik, Ini Kata Pemkot Jaksel

Tiara Aliya - detikNews
Minggu, 17 Jan 2021 16:18 WIB
Atap rumah warga di sekitar Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung sedang ramai diperbincangkan. Lalu, kapan diresmikannya? Padahal targetnya akhir tahun 2020 lalu lho.
Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Jakarta -

Sejumlah anggota DPRD DKI mengkritik pengecatan atap permukiman di sekitar flyover tapal kuda, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, karena dianggap tidak penting. Pemkot Jaksel pun memberikan penjelasan.

"Tujuan Pemprov dan Pemkot Jaksel terkait pengecatan tersebut pada dasarnya untuk membeautifikasi, mempercantik kawasan sekitar FO (flyover) tersebut," kata Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji saat dihubungi, Minggu (17/1/2021).

Isnawa mengungkapkan pihaknya ingin mempercantik kawasan sekitar agar jembatan layang ini bisa menjadi salah satu ikon Jakarta Selatan.

"FO tersebut, FO Tapal Kuda pertama tentunya bisa menjadi ikonik," jelasnya.

Tak hanya itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat warga sekitar untuk lebih peduli dalam menjaga lingkungannya. Seperti diketahui, pengecatan atap ini merupakan hasil kolaborasi pemkot bersama salah satu perusahaan cat.

"Yang kedua dengan mengecat bangunan dan gedung sekitar sebagai upaya mendorong semangat warga sekitar untuk ikut menjaga, memelihara memiliki FO tersebut," ungkapnya.

"Itu kolaborasi, kerja sama Pemkot dengan salah satu perusahaan cat," sambungnya.

Seperti diketahui, kritik datang salah satunya dari anggota fraksi PDIP DKI. Ia mempertanyakan urgensi dari atap warna-warni tersebut.

"Hal tersebut kan sebenernya tidak begitu pentinglah ya. Urgensinya juga saya pikir untuk apa?" kata anggota Fraksi PDIP DPRD DKI, Jhonny Simanjuntak, kepada wartawan, Sabtu (16/1/2021) malam.

Menurut Jhonny, ada hal lebih penting yang dapat dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Salah satunya memberikan kesadaran bagi warga DKI untuk patuh terhadap PSBB di masa pandemi COVID-19.

Selanjutnya
Halaman
1 2