Pimpinan Ponpes Baitul Arqom soal Komjen Sigit: Peduli Pendidikan Islam

Audrey Santoso - detikNews
Sabtu, 16 Jan 2021 20:30 WIB
KH. Ibnu Atoillah, Pimpinan Ponpes Baitul Arqom Bandung
Foto: KH. Ibnu Atoillah, Pimpinan Ponpes Baitul Arqom Bandung
Jakarta - Pimpinan Ponpes Baitul Arqom, KH. Ibnu Atoillah, berkomentar soal terpilihnya Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri. KH. Ibnu Atoillah mengatakan Sigit peduli terhadap pendidikan di pesantren meskipun tak memiliki latar belakang agama Islam.

"Real saja kang, meskipun beliau nonmuslim, tapi perhatian ke pendidikan Islam, pesantren," kata KH. Ibnu Atoillah kepada wartawan, Sabtu (16/1/2021).

KH. Ibnu Atoillah mendukung langkah Presiden Joko Widodo yang telah mengajukan nama Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri, pengganti Jenderal Idham Azis yang pada awal Februari mendatang memasuki masa purnabakti.

"Kami, pengurus Pondok Pesantren Baitul Arqom Kabupaten Bandung, mendukung langkah Bapak Presiden Republik Indonesia untuk menunjuk Bapak Komjen Pol Drs Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri," ucap KH. Ibnu Atoillah.

KH. Ibnu Atoillah menuturkan masyarakat Indonesia harus mengedepankan Bineka Tunggal Ika dalam bernegara jika ingin maju. "Indonesia tidak akan maju kalau tidak mengedapankan Bineka Tunggal Ika, keberagaman, kerukunan, persatuan dan kesatuan," sambung KH. Ibnu Atoillah.

KH. Ibnu Atoillah memandang Sigit sebagai calon Kapolri yang mumpuni, baik dari latar belakang pendidikan maupun kinerja di Polri. KH. Ibnu Atoillah mengatakan Sigit adalah sosok yang tak membeda-bedakan orang.

"Lihat dari kiprah pendidikan beliau dari Akpol sampai S2, mumpuni ilmunya. Pengalaman beliau berkiprah di Korps Bhayangkakara. Keberhasilan beliau mengungkap kasus besar. Tentunya bagi yang sudah kenal beliau, beliau ramah tidak membeda-bedakan yang kecil dan yang besar," tutur KH. Ibnu Atoillah. (aud/fjp)