Analisis BMKG: Pusat Gempa Lampung M 5,3 Termasuk Dangkal

Eva Safitri - detikNews
Sabtu, 16 Jan 2021 20:28 WIB
Seismograf, alat pencatat getaran gempa. Ilustrasi gempa bumi
Seismograf, alat perekam getaran gempa (Robby Bernardi/detikcom)
Jakarta -

Gempa bermagnitudo 5,4 terjadi sore tadi di Lampung. Hasil monitoring, BMKG memutakhirkan magnitudo gempa menjadi M 5,3.

"Hari Sabtu, 16 Januari 2021 pukul 16.26.43 WIB wilayah Samudra Hindia pantai barat Sumatera diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan M 5,3," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Daryono dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/1/2021).

Episenter gempa Lampung ini terletak pada koordinat 6,49 Lintang Selatan dan 103,82 Bujur Timur. Tepatnya di laut, pada jarak 145 km arah selatan dari Kota Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Pusat gempa berada di kedalaman 43 km.

BMKG mengungkap gempa Lampung ini merupakan gempa dangkal. Disebabkan oleh adanya aktivitas subduksi dan pergeseran sesar yang naik.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan sesar naik (thrust fault)," ujar Daryono.

Guncangan gempa dirasakan di daerah Liwa, Pesawaran, Tanggamus, Bandar Lampung II-III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah dan seakan-akan truk berlalu), Teluk Betung II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Belum juga diketahui adanya aktivitas gempa susulan.

(eva/dnu)