Korban Gempa Sulbar Diterbangkan ke Makassar untuk Dirawat

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Sabtu, 16 Jan 2021 11:28 WIB
Basarnas melakukan evakuasi para korban gempa yang tertimbun reruntuhan bangunan di Majene, Sulawesi Barat. Gempa dengan magnitudo (M) 6,2 di Majene, Sulbar.
Potret evakuasi korban gempa Majene, Sulbar. (Foto: dok. Basarnas)
Makassar -

Beberapa pengungsi gempa Sulbar yang mengalami luka perah mulai diterbangkan ke Makassar, Sulsel, untuk mendapatkan perawatan. TNI juga menyiapkan pesawat untuk mengangkut para pengungsi.

"Karena rumah sakit tidak memungkinkan, kita evakuasi pakai pesawat, kita evakuasi mereka karena tidak bisa ditangani di sana," kata Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka di Lanud Hasanuddin, Makassar, Sabtu (16/1/2021).

Andi menyebut pihaknya telah mendirikan posko kesehatan yang ada di sekitar wilayah terdampak untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Pihaknya juga telah menerbangkan beberapa dokter untuk membantu proses pengobatan.

"Selanjutnya kita membangun posko kesehatan yang bisa dilayani beberapa dokter. Sudah dikirimkan ke sana untuk bisa membantu," ucapnya.

Berdasarkan laporan terakhir, posko kesehatan dan dapur lapangan menjadi kebutuhan yang mendesak untuk pengungsi. Selain itu, pihaknya akan membuat titik aman evakuasi untuk mencegah terjadinya gempa susulan.

Sementara itu, Pangkoops AU II Makassar, Marsda TNI Minggit Tribowo mengatakan ada bantuan beberapa pesawat yang akan bersiaga di Lanud Hasanuddin untuk gempa Sulbar. Dia mengakui pengiriman bantuan logistik sempat terkendala oleh cuaca yang tidak mendukung.

Dia juga menyebut pesawat itu akan siap mengangkut pengungsi dan korban yang hendak menuju Makassar untuk mendapatkan perawatan.

"Kita bantu yang sakit kita bawa ke Makassar dan akan kami atur kemudian. Kemarin dua pasien kita bawa semoga meringankan beban dan kita komunikasikan ke daerah, apabila dibutuhkan cepat, kita siapkan (pesawat)," kata dia.

(fiq/idh)