Menantu Habib Rizieq Penuhi Panggilan Bareskrim Terkait Kasus Tes Swab

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 17:32 WIB
menantu Habib Rizieq, Habib Hanif Alatas.
Menantu Habib Rizieq, Habib Hanif Alatas (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta -

Menantu Habib Rizieq Shihab (HRS), Muhammad Hanif Alatas, memenuhi panggilan Bareskrim Polri. Hanif diperiksa sebagai tersangka atas kasus tes swab Habib Rizieq.

"Sudah, sedang mau pemeriksaan," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dimintai konfirmasi, Jumat (15/1/2021).

Andi menuturkan, sebelum dimulainya pemeriksaan, Hanif dites swab antigen terlebih dahulu. Andi menuturkan pemeriksaan Hanif akan dilangsungkan di sebuah ruangan khusus pemeriksaan.

"Proses swab antigen dulu. Pemeriksaan di ruang khusus pemeriksaan," ujarnya.

Sebelumnya, Sugito Atmo Prawiro selaku tim kuasa hukum Habib Rizieq mengatakan Hanif akan memenuhi panggilan. Sugito mengatakan tidak ada persiapan khusus dari Hanif. Pemeriksaan, kata Sugito, dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB.

"Tidak ada persiapan khusus, mengikuti proses saja, nanti ada Aziz yang akan mendampingi jam 10," ujarnya.

Hanif telah ditetapkan sebagai tersangka kasus tes swab. Polri menyampaikan Hanif tidak kooperatif saat Satgas COVID-19 meminta data hasil tes swab Habib Rizieq di RS Ummi, Bogor, Jawa Barat.

"Dia (Hanif) turut membantu, membantu kasus. Pokoknya menghalang-halangi proses pencegahan penyebaran penyakit menular," kata Andi Rian saat dihubungi detikcom, Selasa (12/1).

"Dia kan, dia mengakui (kalau dia) ke sana (RS Ummi) tapi dia tidak kooperatif untuk membantu Gugus Tugas (Satgas COVID-19), kan korbannya Gugus Tugas," lanjutnya.

Andi mengungkapkan Hanif tidak memberikan hasil tes swab Habib Rizieq kepada Satgas COVID-19 Bogor yang datang ke RS Ummi pada saat itu. Andi mengatakan hasil tes swab itu diperlukan untuk dimasukkan ke data laporan oleh Satgas COVID-19.

"Tapi nggak dikasih data, nggak dibuka informasi itu (hasil tes swab) karena kan informasi itu harus masuk ke dalam daftar, ke dalam sistem, harus dilaporkan di sistem. Nah, di sistem itu tidak dilaporkan," ujarnya.

Dalam kasus ini, tim penyidik Bareskrim Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka adalah Habib Rizieq Shihab; menantu Habib Rizieq, Muhammad Hanif Alatas; dan Dirut RS Ummi Andi Tatat.

Kasus RS Ummi terkait tes swab Habib Rizieq bermula saat Andi Tatat dilaporkan ke polisi. Andi Tatat dilaporkan Satgas COVID-19 Kota Bogor dengan laporan bernomor LP/650/XI/2020/JBR/POLRESTA BOGOR KOTA tertanggal 28 November 2020.

Andi Tatat dilaporkan karena dinilai menghalang-halangi upaya Satgas melakukan swab test terhadap Habib Rizieq. Saat Satgas hendak melakukan tes swab, Habib Rizieq sedang menjalani perawatan di RS Ummi Bogor.

(idn/idn)