Gempa Majene M 6,2, Listrik di Mamuju Masih Padam Sejak Subuh

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 13:46 WIB
Kantor PLN Mamuju rusak akibat gempa
Kantor PLN Mamuju rusak akibat gempa (Foto: dok. PLN)
Jakarta - Gempa bumi magnitudo 6,2 terjadi di Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), berdampak ke wilayah Mamuju. Hingga siang ini, dilaporkan listrik di ibu kota Sulbar tersebut padam.

"Kondisi di sini, untuk listrik padam sejak subuh tadi setelah sekitar jam 2 terjadi gempa 6,2," kata petugas Pusdalops BPBD Sulbar, Mutmainah, kepada wartawan, Jumat (15/1/2021).

Dia mengatakan guncangan gempa menyebabkan sejumlah kerusakan pada bangunan. Saat ini petugas masih melakukan pencarian terhadap korban.

"Kalau untuk korban jiwa, saya belum bisa pastikan karena masih ada proses pencarian. Beberapa bangunan mengalami keretakan cukup parah, bahkan ada yang ambruk. Untuk yang luka juga belum diketahui berapa orang," kata dia.

Mutmainah mengatakan pencarian korban melibatkan BPBD Mamuju, TNI-Polri, Basarnas, dan relawan. Dia mengatakan bangunan rumah sakit (RS) pun ada yang ambruk.

Selain itu, sinyal komunikasi sempat mengalami gangguan. "Sampai bada Zuhur mulai stabil, sempat mengalami gangguan juga," kata dia.

Hingga siang ini, dilaporkan ada 4 orang meninggal dunia di Majene. Selain itu, ada 637 orang luka-luka dan 15 ribu orang mengungsi.

Gempa M 6,2 terjadi pada Jumat (15/1), pukul 01.28 WIB. Pusat gempa ada di 2,98 LS dan 118,94 BT atau 6 km arah timur laut Majene-Sulbar, pada kedalaman 10 km. (jbr/nvl)