Cerita Warga Parepare Adik Tewas Tertimpa Reruntuhan Akibat Gempa Mamuju

Hasrul Nawir - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 13:12 WIB
Petugas menggunakan alat berat memindahkan puing bangunan RS Mitra Manakarra yang rusak pascagempa bumi, di Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021). Petugas BPBD Sulawesi Barat masih mendata jumlah kerusakan dan korban akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 tersebut. ANTARA FOTO/Akbar Tado/wpa/hp.
Gempa di Sulawesi Barat (ANTARA FOTO/AKBAR TADO).
Parepare -

Seorang warga Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurasia (38) dikabarkan menjadi korban tewas akibat gempa magnitudo (M) 6,2 di Mamuju. Nurasia tewas setelah tertimpa reruntuhan rumahnya.

"Adik saya menjadi salah satu korban gempa bumi di sana, sementara kami menunggu jenazah untuk dikembalikan ke Parepare," ujar kakak Nurasia, Jamil Rusli, saat ditemui di rumah duka di Jalan Andi Makkasau, Kota Parepare, Sulsel, Jumat (15/1/2021).

Jamil mengungkapkan adiknya itu mulai merantau ke Kota Mamuju sejak 2020 untuk membuka usaha konter HP. Almarhumah juga kerap bolak-balik Mamuju-Parepare.

"Belum cukup setahun, tapi selalu bolak-balik ke Parepare," katanya.

Sementara itu, sepupu almarhumah, Haedar, mengungkapkan keluarga mendapatkan kabar duka tersebut pada Subuh tadi sekitar pukul 05.00 Wita.

"Suami almarhumah langsung yang menelefon menyampaikan kabar duka tersebut," tuturnya.

Korban diketahui meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

"Mengalami pendarahan di kepala, informasi dari suaminya rumahnya di Jalan KS Tuban rata dengan tanah," imbuhnya.

Saat ini keluarga masih berupaya membawa jenazah Nurasia ke Parepare.

"Karena di sana seluruh ambulans digunakan untuk evakuasi korban, jadi terpaksa kita usahakan ambil ambulans dari sini dan menjemput ke sana. Informasi terakhir, ambulansnya baru berada di Majene menuju Mamuju," paparnya.

(nvl/nvl)