Polri: Pengacara Minta Pemeriksaan Dirut RS Ummi Diundur Senin

Kadek Melda - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 09:55 WIB
Gedung Markas Besar POLRI Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Rengga Sancaya/detikcom.
Mabes Polri (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Pengacara Dirut RS Ummi Andi Tatat meminta jadwal pemeriksaan kliennya di kasus tes swab Habib Rizieq Shihab diundur pekan depan. Andi Tatat sedianya diperiksa sebagai tersangka pada hari ini.

"Kuasa hukum dari Tatat tadi malam minta pengunduran pemeriksaan, hari Senin, 18 Januari," kata Direktur Tinak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi kepada detikcom, Jumat (15/1/2021).

Selain Andi Tatat, Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap Habib Rizieq dan menantunya Muhammad Hanif Alatas yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Brigjen Andi menyampaikan Hanif dan Habib Rizieq tetap akan menjalani pemeriksaan hari ini.

"Untuk Hanif dan Rizieq akan diperiksa setelah salat Jumat," ujarnya.

Dalam kasus ini, tim penyidik Bareskrim Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka adalah Habib Rizieq Shihab; menantu Habib Rizieq, Muhammad Hanif Alatas; dan Dirut RS Ummi Andi Tatat.

Kasus RS UMMI terkait tes swab Habib Rizieq bermula saat Andi Tatat dilaporkan ke polisi. Andi Tatat dilaporkan Satgas COVID-19 Kota Bogor dengan laporan bernomor LP/650/XI/2020/JBR/POLRESTA BOGOR KOTA tertanggal 28 November 2020.

Andi Tatat dilaporkan karena dinilai menghalang-halangi upaya Satgas melakukan swab test terhadap Habib Rizieq. Saat Satgas hendak melakukan tes swab, Habib Rizieq sedang menjalani perawatan di RS UMMI Bogor.

(knv/knv)