Gempa M 4,6 Guncang Nias Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Dwi Andayani - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 01:09 WIB
Ilustrasi gempa bumi (iStock)
Foto: Ilustrasi gempa bumi (iStock)
Jakarta -

Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo (M) 4,6 terjadi di wilayah Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut). Gempa tersebut tidak berpotensi memicu gelombang tsunami.

Data dari BMKG, gempa bumi terjadi pada Kamis (14/1/2021) pukul 23.50 WIB. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,31 Lintang Utara (LU) dan 97,05 Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 37 km arah barat daya Nias Utara, di kedalaman 20 kilometer.

BMKG menyebut gempa terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal. Gempa ini terjadi akibat adanya aktivitas lempengan subduksi.

"Gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas lempeng subduksi," ujar Kepala Stasiun Geofisika Gunungsitoli, Buha M Simanjuntak, dalam keterangan tertulis, Jumat (15/1/2021).

Guncangan dirasakan di daerah Gunungsitoli dengan kekuatan II Modified Mercalli Intensity (MMI), Nias Barat I-II MMI dan Nias Utara I-II MMI.

I MMI berarti getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang. Sedangkan II MMI getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

"Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Gunungsitoli II MMI, Nias Barat I-II MMI, dan Nias Utara I-II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tututrnya.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang. Serta menghindar bila adanya bangunan yang retak akibat gempa.

"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah," pungkasnya.

(dwia/jbr)