BPOM Minta Warga Hati-hati Beli Kosmetik Terutama Pemutih

BPOM Minta Warga Hati-hati Beli Kosmetik Terutama Pemutih

- detikNews
Senin, 06 Feb 2006 16:10 WIB
Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan penyuluhan pada warga agar berhati-hati membeli kosmetik. Memakai kosmetik palsu, terutama pemutih, bisa berbahaya karena berlebihan merkuri yang bisa menyebabkan kanker kulit."Meskipun tak segencar mengatasi penyebaran formalin, BPOM sedang melakukan sosialisasi pada masyarakat melalui Balai POM di setiap provinsi," kata Kepala BPOM Sampurno.Sampurno menyampaikan hal itu di sela-sela rapat kerja Komisi VI DPR dengan Menneg UKM, Dirut Perum Pegadaian dan Dirut PT Jamsostek di Gedung Nusantara I DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/2/2006).Kasus kosmetik palsu sebenarnya bukan hal baru. Sejak lama BPOM sudah menemukan kosmetik berbahaya mengandung merkuri di pasaran, terutama di Pulau Jawa. BPOM sudah mengumumkan temuan itu pada masyarakat. BPOM juga telah bertindak dengan melakukan penyitaan dan pemusnahan kosmetik palsu sejak lama. Selain itu BPOM juga telah menyeret pelakunya ke pengadilan. "Pemalsuan ini adalah tindak pidana," kata Sampurno.Para pemalsu kosmetik itu, kata Sampurno tidak punya izin industri alias ilegal. Untuk mengeluarkan produk kosmetik, tidak perlu sertifikasi khusus BPOM, tapi diwajibkan registrasi dulu pada badan pengawas itu. Dengan terdaftar, BPOM akan mengawasi mutu, keamanan, dan kemanfaatannya."Nah sementara yang memalsukan ini tidak registrasi dulu di BPOM," kata Sampurno. (iy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads