Penangkar Satwa Dilindungi di Sukabumi Ditangkap, 184 Burung Diamankan

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 18:22 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Foto: Ari Saputra
Sukabumi -

Bareksrim Polri menangkap seorang penangkar satwa yang dilindungi berinisial FJ di Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat. FJ ditangkap karena kedapatan menyimpan satwa yang dilindungi tanpa dilengkapi dokumen yang sah.

Kasubdit 1 Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Kombes Zulkarnaen menyampaikan FJ diduga telah memperjualbelikan satwa berupa burung. Sebanyak ratusan ekor burung itu kini telah disita petugas.

"Modus Operandi, inisial FJ selaku penangkar kedapatan memiliki, menyimpan, memelihara, mengangkut satwa liar yang dilindungi berupa burung yang terdiri dari 8 jenis sejumlah 184 ekor tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah. Selanjutnya oleh FJ satwa tersebut dikembangbiakkan dan diduga diperniagakan," kata Zulkarnaen melalui keterangan tertulis, Kamis (14/1/2021).

Zulkarnaen menuturkan FJ sudah dua tahun menyimpan dan memperjualbelikan burung-burung tersebut. Atas perbuatannya, FJ terancam hukuman 5 tahun penjara.

"Penangkaran burung ini sudah berjalan dua tahun, tanpa dilengkapi dokumen resmi. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (2) huruf a Jo Pasal 40 ayat (2) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Ancaman hukumannya lima tahun (penjara)," ujarnya.

Sementara Kepala Balai Besar BKSDA Jawa Barat, Rifki M Sirodjan menyampaikan burung-burung yang disita itu akan dievakuasi dan dititipkan di kantornya. Burung-burung tersebut kata Rifki, kemudian akan diperiksa di KLHK untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan pihak Kejaksaan.

"Selanjutnya identifikasi Satwa, evakuasi dan penitipan barang bukti ke Lembaga Konservasi, pemeriksaan ahli dari Balai Besar KSDA Provinsi Jawa Barat, pemeriksaan ahli dari kementerian lingkungan hidup dan kehutanan RI, koordinasi dengan jaksa penuntut umum Kejagung RI," jelasnya.

Adapun sejumlah burung yang disita diantaranya, 53 ekor Kakatua Maluku/Merah (Cacatua Moluccensis), 22 ekor Kakatua Jambul Kuning (Cacatua Sulphurea), 12 ekor Kakatua Putih, 4 ekor Kakatua Tanimbar, 38 ekor Kakatua Koki, 47 ekor Nuri Bayan, 5 ekor Kasturi Kepala Hitam, 3 ekor Gelatik Jawa.

Dalam proses penangkapan dan penyitaan, Direktorat Tindak Tertentu Bareskrim Polri dibantu Polres Sukabumi, Polda Jawa Barat dan Tim dari Direktorat Pencegahan dan Pengamanan Hayati Ditjen KSDAE dan Balai Besar KSDA Provinsi Jawa Barat.

(isa/isa)