Ma'ruf Amin hingga Prabowo Berduka atas Meninggalnya Syekh Ali Jaber

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 17:40 WIB
Ali Saleh Mohammed Ali Jaber
Syekh Ali Jaber (Lintang Jati Rahina/20detik)
Jakarta -

Meninggalnya Syekh Ali Jaber menyisakan duka bagi sejumlah tokoh, termasuk Wapres Ma'ruf Amin dan Menhan Prabowo Subianto. Ma'ruf Amin menilai Syekh Ali Jaber sebagai sosok yang sejuk dalam berdakwah.

"Saya mengucapkan turut berdukacita atas wafatnya Syekh Ali Jaber, seorang ulama karismatik yang dakwahnya sejuk dan menenangkan, jangkauan dakwahnya sangat luas serta selalu memotivasi umat untuk terus bersatu dalam ketakwaan kepada Allah SWT," kata Wapres Ma'ruf di Jakarta, seperti dikutip Antara, Kamis (14/1/2021).

Ma'ruf juga menyampaikan belasungkawa kepada seluruh ulama dan cendekia Islam yang meninggal dunia di tengah pandemi COVID-19.

"Semoga Almarhum Syekh Ali Jaber beserta para ulama dan kyai diterima di sisi Allah SWT dalam keadaan husnul khotimah. Mari kita lanjutkan dakwahnya dengan membawa ajaran yang menyejukkan dan menenangkan," ujarnya.

Sementara itu, Prabowo mengenang Syekh Ali Jaber sebagai tokoh yang menyebarkan kebaikan dalam berdakwah. Dia mendoakan Ali Jaber husnulkhatimah.

"Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji'un. Turut berduka cita atas wafatnya Syekh Ali Jaber. Semoga beliau mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah Subhanahu Wata'ala. Beliau merupakan sosok ahli Quran yang terus menyebarkan kebajikan dan kebaikan dalam setiap dakwahnya, Insha Allah beliau husnul khotimah dalam akhir hayatnya," ucap Prabowo, dalam akun Facebook resminya.

"Kepada keluarga besar yang ditinggalkan, saya mengucapkan belasungkawa yang teramat dalam, senantiasa diberikan ketabahan dan kesabaran. Semoga ilmu dan dakwah yang beliau sampaikan dapat kita teruskan dan menjadi amal baik yang tidak terputus bagi beliau. Aamiin ya Rabbal'alamin," ucapnya.

Menparekraf Sandiaga Uno pun turut berduka atas kepergian Syekh Ali Jaber. Sandiaga mengenang sosok Syekh Ali Jaber sebagai panutan lewat akhlak dan pribadinya.

"Begitu banyak hikmah dan nasihat yang telah beliau tinggalkan untuk kita. Demikian juga teladan, akhlak, pribadi almarhum yang selalu jadi panutan. Saya sendiri kenal dengan keluarga beliau, mulai dari Madinah sampai yang semua ada di Jakarta," kata Sandiaga.

Sandiaga juga terkesan dengan kecintaan dan amal saleh Syekh Ali Jaber terhadap kaum disabilitas di Indonesia. Syekh Ali Jaber diketahui sebagai salah satu inisiator pembuatan Al-Qur'an menggunakan huruf Braille untuk para tunanetra.

Sandiaga mendoakan almarhum Syekh Ali Jaber mendapat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga dan kerabat yang ditinggalkan diliputi rasa tabah dan sabar.

"Semoga amal baik almarhum Syekh Ali Jaber diterima oleh Allah SWT dan semoga keluarga, kerabat, sahabat yang ditinggalkan tabah dan bersabar. Semoga almarhum Syekh Ali Jaber husnul khotimah, dilapangkan kuburnya dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT," kata Sandiaga.

Seperti diketahui, Syekh Ali Jaber meninggal dunia hari ini di RS YARSI. Syekh Ali Jaber meninggal setelah 19 hari dirawat di rumah sakit.

Syekh Ali Jaber sebelumnya dirawat di rumah sakit karena terpapar COVID-19. Namun, sebelum meninggal, Syekh Ali Jaber sudah dinyatakan negatif COVID-19.

Tonton video 'Syekh Ali Jaber: Bagi Saya Istirahatnya di Surga':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/imk)