Syekh Ali Jaber Meninggal, JK: Indonesia Kehilangan Ulama Besar

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 17:24 WIB
Jusuf Kalla
Jusuf Kalla (JK). (dok istimewa)
Jakarta -

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) M Jusuf Kalla (JK) menyampaikan dukacita yang mendalam atas wafatnya ulama ternama Syekh Ali Jaber. Menurut JK, kepergian Syekh Ali Jaber merupakan kehilangan besar bagi umat Islam di Indonesia.

"Almarhum telah berdakwah dari masjid ke masjid di seluruh Indonesia," kata JK dalam keterangan tertulis, Kamis (14/1/2021).

JK bercerita, dalam berdakwah di berbagai masjid serta pengajian, Syekh Ali Jaber menyampaikan dakwah secara teduh, sejuk, bahkan santun.

"Tentunya kita semua berdukacita atas wafatnya ulama besar dan ternama, Syekh Ali Jaber. Kepergiannya merupakan suatu kehilangan yang besar bagi umat Islam di Indonesia," ucap JK.

Lebih lanjut, menurut JK, Syekh Ali Jaber bisa berbahasa Indonesia dengan baik, akrab dengan umat di Indonesia, dan rutin mengisi acara di stasiun televisi nasional. Dakwah dan pesan Syekh Ali Jaber kerap viral di media sosial, sehingga sosoknya dinilai begitu dekat dengan umat.

Syekh Ali Jaber meninggal dunia dalam kondisi negatif Corona. Pihak rumah sakit menyebut kondisi Syekh Ali Jaber sempat stabil beberapa hari terakhir.

"Dalam beberapa hari terakhir beliau dalam kondisi stabil. Namun qadarullah, Allah SWT berkata lain. Beliau wafat pada hari ini, Kamis, 14 Januari 2021, pukul 08.38 WIB," demikian keterangan RS Yarsi di akun media sosialnya, Kamis (14/1).

Syekh Ali Jaber meninggal dunia di usia 44 tahun. Dia dirawat di RS Yarsi selama 19 hari.

"Kami segenap Keluarga Besar Rumah Sakit YARSI turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya beliau," tulis RS Yarsi.

(zak/zak)