Rapat Bareng PPATK, Komisi III: Transaksi Keuangan Komjen Sigit Wajar

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 16:47 WIB
Suasana ruang Komisi III DPR sebelum rapat bersama PPATK dinyatakan tertutup (Rolando/detikcom).
Suasana ruang Komisi III DPR sebelum rapat bersama PPATK dinyatakan tertutup. (Rolando/detikcom)
Jakarta -

Komisi III DPR RI mengadakan rapat dengar pendapat secara tertutup dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo. Berdasarkan laporan PPATK, Komisi III menyebut transaksi keuangan Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam tahap wajar.

"Transaksi keuangan pasti, baik istri, anak, dan teman dekat atau rekan dari si calon atau pun keluarganya. Tadi sudah ditanya terkait apa saja transaksi yang mencurigakan, baik dalam maupun luar negeri," kata Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni seusai rapat dengan PPATK di kompleks gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/1/2020).

"So far, masih dalam tahapan wajar dengan laporan di LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara)," imbuhnya.

Rapat dengan PPATAK ini terbilang cukup cepat. Tak sampai satu jam, rapat rampung. Sahroni mengatakan PPATK menganalisis transaksi keuangan Komjen Listyo Sigit Prabowo dan hasilnya transaksi dalam taraf wajar.

"Semua fraksi pada prinsipnya nanya bagaimana seorang calon dalam porsi menjadi seorang pejabat Polri per bulannya berapa, dengan akumulasi pengeluarannya berapa, baik dari calon, istri, dan anak-anaknya," ujar Sahroni.

Sahroni mengatakan rapat Komisi III ini dengan PPATK hanya untuk menerima informasi transaksi keuangan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri. Nantinya, informasi ini akan menjadi bahan untuk fit and proper test atau uji kepatutan Komjen Listyo Sigit Prabowo pekan depan.

"Selanjutnya nanti, nanti ada hal-hal lain sebenernya, ini untuk jadi bahan informasi pada saat kita fit and proper untuk Pak Listyo Sigit," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2