Pernah Positif Corona, Plt Wali Kota Medan Tak Disuntik Vaksin Sinovac

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 13 Jan 2021 17:48 WIB
Akhyar Nasution (Datuk Haris-detikcom)
Akhyar Nasution (Datuk Haris/detikcom)
Medan -

Penyuntikan vaksin Corona, Sinovac, di Medan bakal dimulai lusa. Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, yang pernah positif Corona, tak akan disuntik vaksin tersebut.

"Sesuai persyaratan medis tersebut, saya tidak akan menerima vaksinasi. Sebab, saya pernah positif COVID-19 dan menjalani perawatan. Jadi, dalam istilah medis, saya disebut sebagai penyintas," kata Akhyar kepada wartawan, Rabu (13/1/2021).

Penyuntikan vaksin Corona di Medan bakal digelar di Posko Satgas COVID-19 di Gedung Dharma Wanita, Jalan Rotan Medan, Jumat (15/1/2021). Ada 18.700 dosis vaksin yang telah diterima Pemko Medan.

"Untuk Kota Medan, jumlah vaksin yang diterima sebanyak 18.700 vial. Vaksinasi akan kita laksanakan mulai pukul 09.00 WIB. Semoga proses vaksinasi berjalan lancar sehingga upaya kita memutus mata rantai penyebaran COVID-19 berhasil," sebut Akhyar.

Akhyar mengatakan vaksin yang ada difokuskan untuk tenaga kesehatan. Penyuntikan vaksin Sinovac kepada tenaga kesehatan di Medan digelar pada Senin (18/1/2021).

"Insya Allah, vaksinasi untuk tenaga kesehatan akan dilaksanakan Senin (18/1) mendatang," sebutnya.

Setelah itu, penyuntikan vaksin akan dilakukan terhadap aparat TNI-Polri dan petugas pelayanan publik. Ada 4 meja yang harus dilalui peserta vaksin, mulai dari pendaftaran hingga screening.

"Setelah itu, penyuntikan vaksin serta pendataan akhir sebagai tanda telah menerima vaksin," sebut Akhyar.

"Nantinya, masyarakat akan menerima pemberitahuan untuk menjalani vaksin melalui SMS. Saya berharap masyarakat yang telah menerima pemberitahuan SMS segera menjalani vaksin," sambungnya.

Akhyar meminta warga Medan tak meragukan vaksin yang ada. Apalagi, katanya, vaksin yang ada sudah melewati uji klinis sehingga aman digunakan.

"Ini adalah bentuk ikhtiar kita secara medis. Maka dari itu, kepada masyarakat untuk tidak meragukan vaksin tersebut. insyaallah, pandemi ini dapat segera berakhir," pungkasnya.

(haf/haf)