Polisi Masih Periksa Pengelola Waterboom Cikarang, Belum Ada Tersangka

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Rabu, 13 Jan 2021 15:43 WIB
Kapolres Metro Kabupaten Bekasi Kombes Hendra Gunawan memberikan keterangan soal kasus kerumunan Waterboom Lippo Cikarang
Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan (Afzal Nur Iman/detikcom)
Jakarta -

Polisi masih melakukan penyelidikan dalam kasus kerumunan di Waterboom Lippo Cikarang. Belum ada tersangka yang ditetapkan oleh polisi sejauh ini.

"Tersangka belum. Jadi, untuk penetapan tersangka itu, unsur-unsur pidana yang kita gunakan apa yang kita kenakan dalam penyelidikan ini harus terpenuhi," kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan saat dihubungi, Rabu (13/1/2021).

"Untuk memenuhi unsur-unsur pidana tersebut, kita harus memastikan apakah yang bersangkutan yang kita periksa ini melakukan tindak pidana sesuai dengan unsur hukum tersebut," tambahnya.

Hendra mengatakan pihaknya masih memeriksa pengelola Waterboom Lippo Cikarang dan sejumlah saksi lain. Dia menyebut bakal melibatkan saksi ahli dalam penyelidikan ini.

"Tidak hanya saksi dari pengelola yang kita periksa, ada dari Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, dari anggota kita sendiri. Nanti salah satu saksi yang kita periksa mungkin saksi ahli. Nggak bisa ujug-ujug satu hari periksa langsung penetapan tersangka, itu sembrono namanya. Jadi kita kenakan itu berdasarkan saksi ahli, keterangan, berdasarkan keterangan yang melihat, berdasarkan motif, dan lain-lain," jelasnya.

Polisi sudah memeriksa 15 saksi dalam penyelidikan ini. Tidak tertutup kemungkinan jumlah saksi yang diperiksa bertambah.

"Pemeriksaannya saja masih berlangsung. Ini masih kita yang 15 orang itu masih kita periksa lagi hari ini. Kemungkinan akan ada penambahan," ungkap Hendra.

Untuk diketahui, penyelidikan kasus ini bermula dari unggahan video di media sosial yang menunjukkan adanya kerumunan di Waterboom Lippo Cikarang. Dalam video viral tersebut terlihat sejumlah pengunjung, mulai anak-anak hingga orang dewasa, memadati seluruh sudut area kolam renang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (10/1). Polisi kemudian bertindak cepat dengan membubarkan kerumunan tersebut mulai pukul 13.30 WIB hingga kawasan kolam renang bisa steril pada pukul 14.00 WIB.

Pemeriksaan awal diketahui besarnya animo warga yang datang ke tempat tersebut berasal dari diskon besar yang diberikan pengelola. Pihak pengelola Waterboom Lippo Cikarang diketahui memberikan diskon hingga 90 persen.

Awalnya harga tiket masuk tempat tersebut berkisar Rp 95 ribu, lewat diskon besar tersebut harga tiket hanya menjadi Rp 10 ribu.

Tonton video 'Diskon Tiket Masuk Waterboom Lippo Cikarang yang Berujung Polisi':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/eva)