Cuaca Buruk, Kapal Isi Anggota Komisi V DPR Batal ke Area Sriwijaya Air Jatuh

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Rabu, 13 Jan 2021 12:44 WIB
Kapal Basarnas yang angkut Komisi V DPR batal ke area jatuhnya Sriwijaya SJ182 karena cuaca buruk
Kapal Basarnas yang mengangkut Komisi V DPR batal ke area jatuhnya Sriwijaya SJ182 karena cuaca buruk. (Adhyasta Dirgantara/detikcom)
Jakarta -

KN SAR Karna milik Basarnas kembali lagi ke JICT II, setelah direncanakan melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182. Cuaca buruk menjadi faktor utama gagalnya pencarian oleh Basarnas ini.

detikcom turut berada di KN SAR Karna, yang berangkat pada Rabu (13/1/2021) pukul 09.50 WIB. Terlihat pula anggota Komisi V DPR RI Sadarestuwati bersama beberapa timnya ikut ke dalam kapal.

Hujan deras dan ombak tinggi mengiringi perjalanan kapal. Alhasil, kapal terombang-ambing cukup kencang. Tidak jarang pula cipratan ombak masuk ke dalam kapal.

Setelah 20 menit berlayar, akhirnya KN SAR Karna memutuskan putar balik ke JICT II. Kapal tiba di JICT II pada pukul 10.38 WIB.

Deputi Bina Tenaga dan Potensi SAR Abdul Haris Achadi mengakui KN SAR Karna batal ke lokasi pencarian korban. Faktor cuaca adalah alasan utamanya.

"Kita mau menuju ke lokasi tapi balik lagi karena cuaca. Tadi pagi sekitar jam 09.30 WIB kami dari Basarnas dengan kapal KN Karna melakukan pencarian pertolongan, ada rencana seperti itu. Kami membawa juga dari media, rescuer, dan penyelam untuk melakukan pencarian di sana," ujar Haris saat ditemui wartawan di JICT II.

Kemudian, secara terpisah, dijelaskan pula kondisi ombak saat KN SAR Karna melaju. Ombak yang mencapai 2 meter dianggap mengancam keselamatan para penumpang.

"Di atas 10 knot ombak di atas 1-2 meter. Maka, untuk keselamatan, kalau kita kapal SAR kan memungkinkan, tapi ini bahwa ada beberapa tim. Kita lihat situasinya nanti diutamakan arahan Kabasarnas untuk selalu mengutamakan keselamatan itu di atas segalanya," ungkap staf Operasi Basarnas Made Oka.

Di sisi lain, anggota Komisi V DPR Sadarestuwati yang naik ke dalam kapal menjelaskan alasan kenapa pihaknya ingin ikut ke lokasi pencarian. Dia mengatakan ingin melihat secara persis seberapa keras kerja para tim penyelamat.

"Saya sendiri menyampaikan kepada Kabasarnas bahwa kami ingin lihat langsung ke lokasi. Karena, bagaimanapun, ketika sudah tahu, sampai lokasi, kami tahu persis kerja keras teman-teman tim rescuer di sana," bebernya.

"Dan ternyata dengan cuaca, tadi disampaikan cuaca yang cukup ekstrem ini, kami mengambil keputusan balik lagi dengan mempertimbangkan keselamatan dari seluruh tim yang kami bawa," pungkas Sadarestuwati.

Simak video 'Gelombang Tinggi, Evakuasi Sriwijaya Air SJ182 Dihentikan Sementara':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)