ADVERTISEMENT

Peras Korban Modus VCS, Owi Sempat Buang Kartu Seluler Saat Ditangkap

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 13 Jan 2021 10:56 WIB
Pria nyamar di medsos jadi wanita lalu dia peras lelaki yang VCS (dok Istimewa)
Owi, pria yang menyamar menjadi wanita di medsos lalu memeras lelaki yang melakukan VCS. (Foto: dok. Istimewa)
Pekanbaru -

Ahmad Tantowi alias Owi (24) ditangkap polisi karena telah memeras orang dengan modus mengancam sebar foto dan video hasil video call sex (VCS). Meskipun baru sekali dapat, Owi ternyata meminta dengan jumlah fantastis.

"AT sering beraksi, modus sama dan dapat pulsa. Kalau untuk korban yang terakhir ini, dia minta uang Rp 20 juta," ujar Direktur Reskrimsus Polda Riau Kombes Andri Sudarmadi, Rabu (13/1/2021).

Dalam aksinya yang terakhir, Owi memeras korban Rp 20 juta dalam dua tahap. Tahap pertama, korban RS mengirimkan Rp 7 juta.

"Awalnya minta Rp 7 juta, lalu AT minta lagi dan akhirnya dilaporkan. Dari laporan RS inilah bisa kami tangkap AT di Sarolangun, Jambi," katanya.

Tidak terima diperas, korban RS akhirnya membuat laporan polisi. Owi ditangkap di Sarolangun Jambi dengan barang bukti 2 unit handphone, kartu ATM, dan buku tabungan.

Untuk menghilangkan jejak, imbuh Andri, Owi sempat membuang kartu selulernya (SIM card) ke sungai saat ditangkap. Namun polisi masih terus memeriksa saksi dan alat bukti yang didapat untuk mendalami kasus tersebut.

Diketahui, Owi ditangkap jajaran Ditreskrimsus Polda Riau pada Rabu (6/1) pukul 17.30 WIB di Sarolangun, Jambi. Dia ditangkap atas kasus pemerasan lewat modus panggilan video seks (video call sex atau VCS).

Penangkapan setelah adanya laporan pemerasan terhadap korban pria berinisial RS Rp 20 juta dan sudah dikirim Rp 7 juta.

Dalam aksinya, Owi menyamar menjadi wanita muda seksi tanpa busana alias bugil. Padahal foto di akun medsos palsunya didapat dari internet.

Selanjutnya, Owi mulai mencari sasaran secara acak di media sosial dan meminta video call sex kepada korban. Setelah disepakati, Owi memutar video seks melalui handphone lain untuk diarahkan kepada korbannya. Itulah yang kemudian direkam layar dan dipakai untuk memeras.

(ras/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT