Viral 'Teori' Harun Yahya di Buku Biologi SMA, Ini Penjelasan Kemdikbud

Ibnu Hariyanto - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 21:56 WIB
ilustrasi bazar buku
Ilustrasi buku (Foto: iStock)
Jakarta - Viral di media sosial teori Harun Yahya disebut dimuat dalam buku pelajaran Biologi untuk kelas XII SMA dan MA. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memberikan penjelasan.

Seperti dilihat detikcom, Selasa (12/1/2021), soal teori Harun Yahya yang dimuat dalam buku pelajaran Biologi untuk kelas XII SMA dan MA di-posting salah satu pengguna Twitter sebelum ramai diperbincangkan. Dalam cuitan itu, ada empat tangkapan layar mengenai isi buku pelajaran biologi kelas XII SMA dan MA yang diunggah.

Tangkapan layar isi buku itu disebut diambil dari situs bsd.pendidikan.id. Keterangan terkait teori Harun Yahya itu terdapat di salah satu dari empat tangkapan layar isi buku pelajaran biologi itu.

Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdikbud, Maman Faturohman buka suara terkait kabar viral itu. Ia mengatakan informasi soal buku resmi pemerintah hanya ada di situs buku.kemdikbud.go.id.

"Buku resmi pemerintah hanya bersumber https://buku.kemdikbud.go.id. Informasi yang beredar tersebut sepertinya berasal dari sumber lain: BSD.Pendidikan.id," kata Maman saat dikonfirmasi, Selasa (12/1/2021).

Dengan demikian, ia mengatakan selain di situs buku.kemdikbud.go.id bukan buku resmi dari pemerintah. Ia juga meminta masyarakat hanya mengakses buku pelajaran yang ada di situs buku.kemdikbud.go.id.

"Masyarakat diharapkan hanya menggunakan buku-buku yang senantiasa di-update/perbaiki/atau revisi terbaru dari https://buku.kemdikbud.go.id," sebutnya.

Ia juga menjelaskan Kemdikbud secara berkala terus melakukan perbaikan konten-konten buku yang ada di situs buku.kemdikbud.go.id. Tak hanya itu, ia mengatakan pihaknya akan melakukan penertiban terhadap situs-situs yang memuat buku-buku pelajaran tanpa izin.

"Kemendikbud sedang berusaha menertibkan berbagai website yang menyimpan berbagai buku pemerintah tanpa izin tertulis. Apabila masyarakat ingin menyimpan buku-buku agar selalu update/mirror ke https://buku.kemdikbud.go.id untuk referensi/update terbaru," tuturnya (ibh/gbr)