Absen Jadi Saksi di KPK, Bupati Kaur Ngaku Belum Dapat Surat Panggilan

Hery Supandi - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 14:42 WIB
ilustrasi KPK
Ilustrasi KPK (Foto: dok. detikcom)
Kaur -

Bupati Kaur, Gusril Pausi, tak datang ke KPK saat dipanggil sebagai saksi kasus dugaan suap ekspor benih lobster atau benur. Gusril mengaku belum menerima surat panggilan dari KPK.

"Surat yang pertama saja saya belum ada," kata Gusril, Selasa (12/1/2021).

Dia mengaku tak mungkin mangkir dari panggilan KPK. Gusril mengatakan siap hadir jika dibutuhkan KPK.

"Saya ini bupati aktif jadi tidak mungkinlah (mangkir). Kalau memang ada yang diperlukan KPK, ya, pasti kita hadir," kata Gusril.

Gusril mengaku berada di Kaur pada Senin (11/1). Gusril kembali menyebut bahwa dia tak pernah menerima surat panggilan dari KPK.

"Hal ini merugikan sekali bagi saya, anak-anak, dan keluarga saya. Saya tidak pernah menerima surat apa pun dari KPK. Ya kalau memang ada kita akan hadir," ucapnya.

KPK sebelumnya memanggil Gusril Pausi terkait kasus dugaan suap ekspor benur. Gusril dipanggil sebagai saksi untuk tersangka pemberi suap, yakni Suharjito (SJT).

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka SJT," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (11/1).

Selanjutnya
Halaman
1 2