Round-Up

Beragam Kesaksian Detik-detik Jatuhnya Sriwijaya Air yang Mencekam

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 06:30 WIB
Petugas gabungan terus melakukan evakuasi Sriwijaya Air SJ182. Proses evakuasi dilakukan untuk mencari jenazah penumpang hingga kotak hitam pesawat.
Proses evakuasi Sriwijaya Air (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Pesawat Sriwijaya Air jatuh di perairan Kepulauan Seribu. Beragam kesaksian dari warga seputar detik-detik mencekam jatuhnya pesawat yang membawa 62 orang itu pun mengemuka.

Peristiwa nan tragis itu berawal kala pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ182 dengan rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di sebelah utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah melewati ketinggian 11 ribu kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13 ribu kaki.

Pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya, yakni 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan terjadi karena faktor cuaca.

Berdasarkan data manifes, pesawat yang diproduksi pada 1994 itu membawa 62 orang, terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas enam kru aktif dan enam kru ekstra.

Pencarian pesawat tersebut hingga kini terus dilakukan oleh tim gabungan.

Berikut beragam kesaksian detik-detik jatuhnya Sriwijaya Air yang mencekam:

Bupati Dapat Info Ada Pesawat Jatuh dan Meledak di Pulau Laki

Bupati Kepulauan Seribu Junaedi menceritakan dirinya mendapat informasi yang menyebut ada pesawat jatuh di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

Junaedi menyebut menerima informasi itu sekitar pukul 14.30 WIB. Juanedi mengatakan pesawat tersebut jatuh dan meledak.

"Iya katanya ada (pesawat jatuh) tadi jam 14.30 WIB. Mungkin saat ini sedang ada pencarian. Infonya ada (pesawat) yang jatuh, meledak di Pulau Laki," ujar Junaedi kepada detikcom, Sabtu (9/1/2021).

Selanjutnya
Halaman
1 2 3