Jenazah Okky Bisma Identik, Tim DVI Temukan 12 Titik Kesamaan

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 11 Jan 2021 18:24 WIB
Keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 terus berdatangan ke RS Polri. Kedatangan mereka terkait dengan upaya identifikasi para korban Sriwijaya Air SJ182.
Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ182 Terus Berdatangan ke RS Polri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Satu jenazah korban jatuhnya Sriwijaya Air SJ182, Okky Bisma, telah teridentifikasi. Kapus Inafis Polri Brigjen Hudi menyebut jenazah Okky dapat dipastikan kebenarannya usai ditemukan 12 kesamaan dari tim DVI.

"Kami menemukan 12 titik kesamaan, dan itu cukup untuk memastikan bahwa orang ini orang yang sama," kata Hudi saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), Senin (11/1/2021).

Hudi pun merinci identitas korban. Dia mengatakan korban bernama lengkap Okky Bisma, berjenis kelamin laki-laki, golongan darah O, dan belum kawin. Polisi juga telah mencocokkan data e-KTP yang didapat dari Dukcapil.

"Ternyata ini sama dengan data e-KTP yang diperoleh di Dukcapil. Dengan kami mendapatkan e-KTP, kami dapat sidik jari juga ada di e-KTP tersebut. Dan akhirnya kami bandingkan untuk meyakinkan apakah ini orang yang sama, data e-KTP yang ada (di) telunjuk kanannya," terangnya.

"Jadi kami ambil sampel telunjuk kanan, dibandingkan sampel telunjuk kanan juga yang kami temukan di body part tersebut. Dan hasilnya ternyata identik," ujarnya.

Sebelumnya, satu korban kecelakaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 teridentifikasi. Identitasnya adalah Okky Bisma.

"Sampai pukul 17.00 WIB ini tim DVI telah menerima sampel DNA dari keluarga korban sebanyak 53 sampel DNA, sampai sore ini juga kita telah menerima 17 kantong jenazah," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat jumpa pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/1).

"Hasil rekonsiliasi tersebut, sore ini tim dapat mengidentifikasi salah satu korban kecelakaan atas nama Okky Bisma. Kita dapat identifikasi satu korban Sriwijaya Air yang mengalami kecelakaan," tambahnya.

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 14.36 WIB. Pesawat sempat mencapai ketinggian 10.900 kaki tapi kehilangan ketinggian dalam waktu 1 menit. Empat menit setelah lepas landas, pesawat hilang kontak pada pukul 14.40 WIB.

Pesawat dipastikan jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, tepatnya di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang. Saat ini, proses SAR masih berlangsung.

(sab/gbr)